Connect With Us

Jalan di Pamulang Tangsel Tiba-tiba Amblas Diduga Gegara Tergerus Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Mei 2022 | 07:25

Jalanan di atas drainase di Perumahan Puri Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, amblas, Rabu 4 Mei 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jalan yang melewati saluran drainase di Perumahan Puri Pamulang, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), amblas pada Rabu 4 April 2022.

Berdasarkan informasi, Jalan Raya Puri Pamulang itu tiba-tiba amblas ketika dilewati truk pengangkut material pasir milik Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kota Tangsel.

Diduga kondisi jalan itu telah tergerus arus banjir yang meredam wilayah tersebut pada Jumat 29 April dan Senin 1 Mei 2022.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang Selatan Uci Sanusi mengatakan, pasca amblas jalan tersebut langsung diperbaiki oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Ya saat ini oleh Dinas PU sedang ditangani, untuk dilakukan perbaikan," kata Uci seperti dilansir dari Sindonews, Rabu 4 Mei 2022.

 

Dampak amblasnya jalan juga tidak mengganggu aktifitas warga, karena masih ada jalan di sebelahnya yang bisa dilewati. "Akses tetap bisa dilalui, tidak mengganggu aktivitas," ucapnya.

Menurut Uci, saat jalanan amblas hanya ada truk pengangkut pasir yang melintas, tidak ada kendaraan lain. Sehingga tidak ada korban dalam kejadian itu.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill