Connect With Us

Baru Diperbaiki, Jalan di Desa Tanjung Burung Kembali Amblas

Faisal Fazri | Rabu, 7 Juli 2021 | 11:04

Tangkapan layar jalan yang merupakan akses utama warga Kampung Kandang Genteng, RT06/03, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, amblas, Rabu 7 Juni 2021. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Jalan yang merupakan akses utama warga Kampung Kandang Genteng, RT06/03, Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, amblas, Rabu 7 Juni 2021.

Peristiwa yang terjadi pada pukul 07.00 WIB itu, berawal daru terjadinya retakan pada badan jalan.

"Awalnya retak dulu, kemudian makin lama makin besar makanya warga inisiatif untuk menutupnya. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Asap, warga Tanjung Burung.

Dugaan amblasnya jalan tersebut karena terjadinya abrasi, mengingat disebalah jalan tersebut adalah kali irigasi.

"Sepertinya abrasi karena tergerus oleh air kali yang berada di sebelahnya," ungkapnya. 

Padahal jalan tersebut baru saja diperbaiki pada bulan Mei lalu oleh pihak pemerintah daerah melalui Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air Kabupaten Tangerang.

Aasep mengatakan seharusnya pemerintah daerah lebih memperhitungkan struktur bangunan dari jalan tersebut, mengingat kondisi sekitarnya yang berbatasan langsung dengan kali. 

"Agar tidak terjadi hal seperti ini, sayangkan baru saja diperbaiki sudah rusak lagi, harus keluar anggaran lagi," ujarnya.

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill