Connect With Us

Pendatang Baru Masuk Tangsel Pasca Lebaran, Paling Banyak di Pamulang dan Ciputat

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Mei 2022 | 17:41

Petugas Satpol PP Kota Cilegon merazia kos-kosan dan kontrakan di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Razia ini untuk menjaring penduduk pendatang (duktang) yang tidak memiliki dokumen kependudukan setempat, Senin (24/6/2019) (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Warga pendatang baru tercatat masuk dan menetap di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pasca Lebaran 2022. Meski demikian jumlahnya tidak mengalami lonjakan.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel Dedi Budiawan, Senin 23 Mei 2022.

"Tidak ada lonjakan. Tapi setiap harinya memang ada 150 Kepala Keluarga memohon pindah domisili ke Tangsel, dari berbagai daerah," katanya.

Adapun kedatangan penduduk baru selepas Idul Fitri dua pekan lalu, tercatat hanya berjumlah 732 orang. Dari jumlah tersebut, 401 orang berjenis kelamin perempuan dan 331 orang laki-laki. 

Kebanyakan mereka bermukim di wilayah Kecamatan Pamulang dengan jumlah 188 orang dan wilayah Kecamatan Ciputat, sebanyak 112 orang.

"Itu berdasarkan data jumlah kedatangan penduduk sejak 9 Mei sampai 19 Mei 2022," tutur Dedi. 

Menurutnya, Kota Tangsel yang menjadi kota termuda di wilayah Provinsi Banten, memiliki banyak keuntungan dari letak geografis sehingga kemajuan ekonomi cepat berkembang. Hal inilah yang memikat para pendatang untuk mengadu nasib.

"Karena Tangsel, menjadi daya tarik baik sebagai hunian atau banyaknya lapangan kerja. Dari mulai kuli bangunan, mal-mal, perkantoran dan lain-lain. Termasuk ketersediaan pemukiman, baik rumah yang dibangun di atas tanah atau yang tidak punya lahan yaitu apartemen," katanya.

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill