RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANGNEWS.com-Warga pendatang baru tercatat masuk dan menetap di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pasca Lebaran 2022. Meski demikian jumlahnya tidak mengalami lonjakan.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel Dedi Budiawan, Senin 23 Mei 2022.
"Tidak ada lonjakan. Tapi setiap harinya memang ada 150 Kepala Keluarga memohon pindah domisili ke Tangsel, dari berbagai daerah," katanya.
Adapun kedatangan penduduk baru selepas Idul Fitri dua pekan lalu, tercatat hanya berjumlah 732 orang. Dari jumlah tersebut, 401 orang berjenis kelamin perempuan dan 331 orang laki-laki.
Kebanyakan mereka bermukim di wilayah Kecamatan Pamulang dengan jumlah 188 orang dan wilayah Kecamatan Ciputat, sebanyak 112 orang.
"Itu berdasarkan data jumlah kedatangan penduduk sejak 9 Mei sampai 19 Mei 2022," tutur Dedi.
Menurutnya, Kota Tangsel yang menjadi kota termuda di wilayah Provinsi Banten, memiliki banyak keuntungan dari letak geografis sehingga kemajuan ekonomi cepat berkembang. Hal inilah yang memikat para pendatang untuk mengadu nasib.
"Karena Tangsel, menjadi daya tarik baik sebagai hunian atau banyaknya lapangan kerja. Dari mulai kuli bangunan, mal-mal, perkantoran dan lain-lain. Termasuk ketersediaan pemukiman, baik rumah yang dibangun di atas tanah atau yang tidak punya lahan yaitu apartemen," katanya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGDi tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
Seorang pemuda bernama Anom Pandewoso, 23, ditemukan tewas tenggelam setelah terjatuh di aliran saluran air di Kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 5 Mei 2026.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menindak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sejumlah titik strategis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews