Connect With Us

Imbau Pendatang, Gubernur Wahidin: Jangan Cari Kerja di Banten

Mohamad Romli | Rabu, 27 Mei 2020 | 22:58

Gubernur Banten Wahidin Halim. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Saat arus balik mudik lebaran, para pencari kerja biasanya memasuki kota-kota industri untuk mencari pekerjaan. Mereka datang bersama sanak saudara untuk mengadu nasib di tanah rantau.

Salah satu wilayah yang kerap menjadi tujuan adalah kota-kota industru di Banten, seperti Tangerang dan Cilegon.

Namun, di masa pandemi COVID-19 ini, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengimbau tradisi tahunan itu tidak dilakukan. Sebab, saat ini, ribuan tenaga kerja di Banten pun terkena dampak, seperti dirumahkan bahkan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

 "Jangan mencari kerja di Banten. Saat ini Banten sedang sulit lowongan kerja," ujar WH dalam keterangan resminya, Rabu (27/5/2020).

Berdasarkan Data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Banten per tanggal 20 Mei 2020, sebanyak 27.569 buruh telah dirumahkan. Sementara jumlah karyawan terkena PHK mencapai17.298 orang. Sedangkan jumlah perusahaan yang menutup operasionalnya mencapai 59 perusahaan.

Imbauan WH tersebut mengantisipasi warga pendatang baru untuk mencari pekerjaan di Banten. 

WH menjelaskan, terlebih pihaknya tidak menutup atau menghentikan aktivitas produksi pada industri saat

pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sehingga besar  kemungkinan masih ada para pencari kerja yang datang ke Banten.

Namun, meski aktivitas industri tetap berlangsung, karena harus melaksanakan protokol kesehatan dalam proses produksinya, hal itu berdampak pada jumlah dan jam kerja karyawan.

Pada saat jelang Idul Fitri 1441 lalu, WH juga mengimbau masyarakat Provinsi Banten tidak mudik lebaran 2020 untuk menghindari dan memutus penyebaran COVID-19.

Imbauan itu memperhatikan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).(RMI/HRU)

BANTEN
Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Polda Banten Segera Periksa Kasatpol PP Beserta Bukti Video dan Percakapan Dugaan Pelecehan Seskual

Kamis, 24 September 2026 | 20:45

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna atas laporan dugaan kasus pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial B.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

KAB. TANGERANG
Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Kamis, 24 September 2026 | 21:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi membentuk tim investigasi khusus guna mengusut dugaan kasus tindakan asusila yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna terhadap bawahannya

KOTA TANGERANG
Ini Penjelasan Kenapa Pengusaha di Kota Tangerang Wajib Lapor LPKM

Ini Penjelasan Kenapa Pengusaha di Kota Tangerang Wajib Lapor LPKM

Kamis, 24 September 2026 | 13:29

Nilai investasi di Kota Tangerang telah mencapai Rp11,73 triliun hingga semester I 2026. Angka itu sudah mencapai 77 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp15,15 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill