Connect With Us

Unik, Angkot Tanpa Sopir Bisa Dijajal Gratis di Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:07

Angkot tanpa sopir mengaspal di BSD City Tangerang. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Tampak pemandangan yang berbeda di kawasan BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, sebuah kendaraan berbentuk unik berlalu lalang. Anehnya, kendaraan itu tidak ada sopir yang mengemudikannya. 

Kendaraan tersebut bukan kendaraan berhantu atau semacamnya, melainkan sebuah bus listrik yang dapat berjalan tanpa perlu sopir alias otonom. 

Kendaraan milik PT Sinar Mas Land itu disebut-sebut sebagai salah satu cara untuk menekan emisi karbon dari kendaraan bermotor.

Kendaraan ramah lingkungan yang diberi nama Navy Auotonom itu mampu menampung hingga 15 penumpang. Teknologi canggih yang digunakan, diduga adalah disematkannya radar dan sensor untuk mendeteksi marka jalan dan objek di sekitar termasuk seperti pengereman maupun gas otomatis yang telah disesuaikan dari program.

Transportasi listrik otonom ini dapat mendeteksi, melacak, dan mengklasifikasi halangan di sekitar secara real time atau waktu sebenarnya untuk menentukan lintasan, termasuk akselerasi, kemudi, dan pengereman secara otomatis. 

Sebab dilengkapi dengan berbagai sensor salah satunya Global Navigation Satellite System (GNSS) dan sensor Light Radar (LIDAR) dikolaborasikan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis.

Dibekali dengan daya baterai sebesar 33 kilo watt houer (kwh) daya tahan hingga 9 jam. Meski tentunya tergantung dari besaran pemakaian dari Navya Autonom tersebut.

Kendati demikian, ada scenario terburuk jika sewaktu-waktu marka jalan tidak terdeteksi akan menjadi sangat berbahaya, setir mobil tidak mengetahui arah jalan, apalagi tidak sopir yang berjaga-jaga untuk mengambil alih bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Perlu Tahu! Hal Unik Ini Hanya Ada di Kabupaten Tangerang

Belum ada informasi terkait keberadaan karyawan ataupun sopir dalam kendaraan tersebut maupun kecepatan dan jarak tempuh dari Navy Autonom ketika baterainya terisi penuh.

Awalnya, bus listrik otonom ini diuji coba pada Mei-Juli 2022 di Qbig BSD City, lalu dilanjutkan 27 Agustus 2022 hingga 5 Januari 2023 di kawasan BSD Green Office Park sebagai bentuk kolaborasi antara Sinar Mas Land, Mitsubishi Corporation, JICA, dan MACINA Inc.

Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan, kecanggihan Navy Autonom dapat menjadi penunjang gaya hidup warga dalam perubahan kota mandiri, yang terintegrasi dengan syarat akan teknologi digital.

“Kami menyaksikan AV ini hadir dengan memiliki fitur yang smart technology, selain itu transportasi cerdas ini juga memiliki alternative moda transportasi baru untuk melayani mobilitas masyarakat,” ujar Irawan dikutip dari 100kpj.com pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Kabar baiknya, mini bus tanpa sopir ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Masyarakat umum dapat mencobanya, tetapi harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi OneSmile yang tersedia di smartphone.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill