2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Tampak pemandangan yang berbeda di kawasan BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, sebuah kendaraan berbentuk unik berlalu lalang. Anehnya, kendaraan itu tidak ada sopir yang mengemudikannya.
Kendaraan tersebut bukan kendaraan berhantu atau semacamnya, melainkan sebuah bus listrik yang dapat berjalan tanpa perlu sopir alias otonom.
Kendaraan milik PT Sinar Mas Land itu disebut-sebut sebagai salah satu cara untuk menekan emisi karbon dari kendaraan bermotor.
Kendaraan ramah lingkungan yang diberi nama Navy Auotonom itu mampu menampung hingga 15 penumpang. Teknologi canggih yang digunakan, diduga adalah disematkannya radar dan sensor untuk mendeteksi marka jalan dan objek di sekitar termasuk seperti pengereman maupun gas otomatis yang telah disesuaikan dari program.
Transportasi listrik otonom ini dapat mendeteksi, melacak, dan mengklasifikasi halangan di sekitar secara real time atau waktu sebenarnya untuk menentukan lintasan, termasuk akselerasi, kemudi, dan pengereman secara otomatis.
Sebab dilengkapi dengan berbagai sensor salah satunya Global Navigation Satellite System (GNSS) dan sensor Light Radar (LIDAR) dikolaborasikan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis.
Dibekali dengan daya baterai sebesar 33 kilo watt houer (kwh) daya tahan hingga 9 jam. Meski tentunya tergantung dari besaran pemakaian dari Navya Autonom tersebut.
Kendati demikian, ada scenario terburuk jika sewaktu-waktu marka jalan tidak terdeteksi akan menjadi sangat berbahaya, setir mobil tidak mengetahui arah jalan, apalagi tidak sopir yang berjaga-jaga untuk mengambil alih bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan.
Baca juga: Perlu Tahu! Hal Unik Ini Hanya Ada di Kabupaten Tangerang
Belum ada informasi terkait keberadaan karyawan ataupun sopir dalam kendaraan tersebut maupun kecepatan dan jarak tempuh dari Navy Autonom ketika baterainya terisi penuh.
Awalnya, bus listrik otonom ini diuji coba pada Mei-Juli 2022 di Qbig BSD City, lalu dilanjutkan 27 Agustus 2022 hingga 5 Januari 2023 di kawasan BSD Green Office Park sebagai bentuk kolaborasi antara Sinar Mas Land, Mitsubishi Corporation, JICA, dan MACINA Inc.
Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan, kecanggihan Navy Autonom dapat menjadi penunjang gaya hidup warga dalam perubahan kota mandiri, yang terintegrasi dengan syarat akan teknologi digital.
“Kami menyaksikan AV ini hadir dengan memiliki fitur yang smart technology, selain itu transportasi cerdas ini juga memiliki alternative moda transportasi baru untuk melayani mobilitas masyarakat,” ujar Irawan dikutip dari 100kpj.com pada Selasa, 11 Oktober 2022.
Kabar baiknya, mini bus tanpa sopir ini tidak dikenakan biaya alias gratis. Masyarakat umum dapat mencobanya, tetapi harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi OneSmile yang tersedia di smartphone.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews