KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Setelah sempat vakum dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19, roadshow bus KPK sudah singgah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai 7 Oktober hingga 9 Oktober 2022.
Wakil Ketua KPK Alexsander Marwata menjelaskan, roadshow bus KPK merupakan upaya untuk preventif untuk pencegahan korupsi, dengan memperkenalkan apa arti korupsi kepada masyarakat.
Selain itu, Alex turut mengajak Pemerintah Kota Tangsel bersinergi dalam pencegahan korupsi.
"Selain itu, tujuan roadshow bus KPK ini juga guna menghadirkan KPK-KPK kecil. Sering kali kami mendapat komplain dari masyarakat di daerah, seolah-olah kami tidak hadir, sementara masyarakat melihat banyak perilaku korupsi di daerah," kata Alex dilansir dari TribunTangerang, Sabtu, 8 Oktober 2022.
Ia berharap, dengan adanya roadshow bus KPK, tertanam nilai-nilai anti korupsi di masyakat.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, ada beberapa agenda dalam roadshow bus KPK di Tangsel termasuk penyuluhan kepada ASN Kota Tangsel, juga dengan para ulama, majelis taklim di Tangsel hingga perguruan tinggi.
"Bagi kami ini merupakan momentum penting dalam rangka membangkitkan gairah bekerja tanpa korupsi, hidup tanpa korupsi di Tangerang Selatan serta memperkuat upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam rangka memberantas korupsi," ucapnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPotensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews