Connect With Us

Geger, Jasad Bayi Dalam Kardus Tersangkut di Kali Pondok Aren

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 14 Mei 2023 | 11:05

Sesosok jasad bayi dalam kardus ditemukan tersangkut di tepi Kali Jl. Utama I Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Selatan) (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sesosok jasad bayi dalam kardus ditemukan tersangkut di tepi Kali Jl. Utama I Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Selatan).

Jasad bayi tersebut ditemukan sekira pukul 12.30 WIB, pada Sabtu, 13 Mei 2023, lalu. Hal ini pun menggegerkan warga setempat.

Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Galih membenarkan adanya penemuan jasad bayi yang identitasnya belum diketahui tersebut.

Ipda Galih menjelaskan, awalnya jasa bayi malang itu ditemukan oleh seorang buruh berinisial F, 25, yang saat itu hendak mengeruk tanah di pinggir kali.

Tanpa sengaja ia mendapati benda mirip seperti kaki manusia di dalam salah satu kardus di kali tersebut.

Lantaran merasa curiga, F menghampiri kedua rekannya AY, 44, dan UA, 36, yang keduanya berprofesi sebagai juru parkir. Lalu, ketiganya kembali ke lokasi kejadian untuk memastikan, setelah dicek ternyata memang benar ditemukan seorang jasad bayi.

"Kemudian saksi-saksi lapor polisi," ujar Ipda Galih dikutip dari detik.com pada Minggu,14 Mei 2023.

Saat ini, kasus penemuan jasad bayi dalam kardus tersebut tengah diproses penyelidikan oleh Reskrim Polsek Pondok Aren. 

"Terhadap jasad bayi tersebut, dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi," pungkasnya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill