Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 15 peserta mudik gratis Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tertinggal rombongan bus yang berangkat pada Kamis 04 April 2024, pagi.
Mereka pun akhirnya terlantar di Terminal BSD City Intermoda, Serpong, Kota Tangsel.
Hal tersebut dialami Sugeng, seorang pemudik tujuan Purwokerto, Jawa Tengah. Ia mengaku ketinggalan bus karena tidak tahu jadwal keberangkatannya. Sugeng pun nampak kebingungan saat tiba di lokasi.
"Ini memang kesalahan saya, karena belum dapat informasi kepastian jam pemberangkatan. Saya nanya keponakan katanya berangkat jam 10 pagi. Saat sampai lokasi, ternyata bus sudah berangkat pukul 8.40 WIB," katanya.
Sementara Munarioh, pemudik tujuan Madura juga mengalami hal serupa. Warga Margonda, Kota Depok ini mendapat informasi temannya yang satu keberangkatan, bahwa bus tujuan Jawa Timur masih menunggu penumpang.
Namun saat sampai tujuan, bus tersebut sudah tidak ada di tempat. Ia pun merasa sedih karena sangat berharap bisa ikut mudik gratis.
"Ya jelas sedih, pengennya bisa mudik gratis ke Madura, tidak tahunya ketinggalan bus. Mau tidak mau harus pulang lagi ke Depok," ujar Munarioh.
Para pemudik yang ketinggalan bus ini sempat berupaya berkomunikasi dengan pihak penyelenggara terkait nasib mereka. Namun setelah menunggu selama satu jam, mereka tidak mendapatkan titik terang. Sebab, bus mudik gratis sudah sampai di Bekasi.
Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangsel Galang saat di konfirmasi menyampaikan pihak panitia sudah mengintruksikan pemberangkatan lebih awal, untuk menghindari keterlambatan bagi para peserta mudik gratis.
Selain itu, mereka juga sudah diinformasikan untuk berangkat lebih awal dari rumah.
"Mau gimana lagi, kalau sudah terlambat busnya juga sudah jauh sampai Bekasi" ujar Galang.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews