Connect With Us

Belasan Peserta Mudik Gratis di Kota Tangsel Telantar Gegara Ketinggalan Bus

Yanto | Kamis, 4 April 2024 | 16:08

Peserta mudik gratis Pemkot Tangsel tertinggal bus, di Terminal BSD City Intermoda, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Kamis 4 April 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 15 peserta mudik gratis Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tertinggal rombongan bus yang berangkat pada Kamis 04 April 2024, pagi.

Mereka pun akhirnya terlantar di Terminal BSD City Intermoda, Serpong, Kota Tangsel. 

Hal tersebut dialami Sugeng, seorang pemudik tujuan Purwokerto, Jawa Tengah. Ia mengaku ketinggalan bus karena tidak tahu jadwal keberangkatannya. Sugeng pun nampak kebingungan saat tiba di lokasi.

"Ini memang kesalahan saya, karena belum dapat informasi kepastian jam pemberangkatan. Saya nanya keponakan katanya berangkat jam 10 pagi. Saat sampai lokasi, ternyata bus sudah berangkat pukul 8.40 WIB," katanya. 

Sementara Munarioh, pemudik tujuan Madura juga mengalami hal serupa. Warga Margonda, Kota Depok ini mendapat informasi temannya yang satu keberangkatan, bahwa bus tujuan Jawa Timur masih menunggu penumpang.

Namun saat sampai tujuan, bus tersebut sudah tidak ada di tempat. Ia pun merasa sedih karena sangat berharap bisa ikut mudik gratis.

"Ya jelas sedih, pengennya bisa mudik gratis ke Madura, tidak tahunya ketinggalan bus. Mau tidak mau harus pulang lagi ke Depok," ujar Munarioh.

Para pemudik yang ketinggalan bus ini sempat berupaya berkomunikasi dengan pihak penyelenggara terkait nasib mereka. Namun setelah menunggu selama satu jam, mereka tidak mendapatkan titik terang. Sebab, bus mudik gratis sudah sampai di Bekasi.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangsel Galang saat di konfirmasi menyampaikan pihak panitia sudah mengintruksikan pemberangkatan lebih awal, untuk menghindari keterlambatan bagi para peserta mudik gratis.

Selain itu, mereka juga sudah diinformasikan untuk berangkat lebih awal dari rumah.

"Mau gimana lagi, kalau sudah terlambat busnya juga sudah jauh sampai Bekasi" ujar Galang.

KAB. TANGERANG
Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rampungkan Gedung High School di Gading Serpong, MNS Hadirkan Ekosistem Belajar Berstandar Global

Rabu, 16 September 2026 | 22:24

Multimedia Nusantara School (MNS), sekolah berbasis teknologi dan karakter di bawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) serta Kompas Gramedia Group, resmi menyelesaikan pembangunan struktur utama Gedung High School di kawasan Gading Serpong

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill