KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat dibuat resah dengan adanya pungutan liar di area parkiran Mal Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pasalnya, setiap pengunjung mal parkir, mereka langsung ditembak tarif Rp10 ribu baik motor maupun mobil. Kemudian pengunjung hanya diberikan bukti karcis parkir tanpa cap resmi.
Hal ini pun viral di media sosial, lantaran selain tarifnya mahal, karcis parkir yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) Garuda Utama tersebut tertera sebagai tunjangan hari raya (THR).
Tono, salah satu pengunjung membenarkan adanya parkir dengan dengan tarif Rp10 ribu plus THR. Padahal parkiran tersebut berada di area Mal Pamulang Square, dimana seharusnya dikelola oleh pihak mal.
"Kita parkir di dalam mal, masa yang pungut ormas. Selain itu kehilangan apapun menjadi tanggung jawab sendiri, ini mah namanya pungli," tegasnya, Selasa 16 April 2024.
Menurut Tono, di luar mal juga ada parkir liar yang dikelola ormas, namun tarifnya sekitar Rp5000 dan tidak ada embel-embel THR.
"Makanya jadi aneh, masa di dalam mal lebih mahal, tapi sama-sama tidak resmi," ujarnya.
Sementara saat dikonfirmasi, pihak Mal Pamulang square enggan memberi keterangan terkait adanya parkir liar plus THR tersebut.
"Wah kalau nanya detai saya tidak tahu, saya cuma admin di mal ini. Sebaiknya tanya ke Pak Amjat Dores (General Manager Mal Pamulang Square) saja," ujar pihak mal yang enggan disebutkan namanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPeristiwa kebakaran melanda gudang mebel yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 12 September 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews