Gaji PPPK Resmi Ditanggung APBN 2027 Sebesar Rp23 Triliun, DPR Dorong Afirmasi Honorer Senior
Selasa, 6 Oktober 2026 | 22:38
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
TANGERANGNEWS.com-Masyarakat dibuat resah dengan adanya pungutan liar di area parkiran Mal Pamulang Square, Jalan Siliwangi, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Pasalnya, setiap pengunjung mal parkir, mereka langsung ditembak tarif Rp10 ribu baik motor maupun mobil. Kemudian pengunjung hanya diberikan bukti karcis parkir tanpa cap resmi.
Hal ini pun viral di media sosial, lantaran selain tarifnya mahal, karcis parkir yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) Garuda Utama tersebut tertera sebagai tunjangan hari raya (THR).
Tono, salah satu pengunjung membenarkan adanya parkir dengan dengan tarif Rp10 ribu plus THR. Padahal parkiran tersebut berada di area Mal Pamulang Square, dimana seharusnya dikelola oleh pihak mal.
"Kita parkir di dalam mal, masa yang pungut ormas. Selain itu kehilangan apapun menjadi tanggung jawab sendiri, ini mah namanya pungli," tegasnya, Selasa 16 April 2024.
Menurut Tono, di luar mal juga ada parkir liar yang dikelola ormas, namun tarifnya sekitar Rp5000 dan tidak ada embel-embel THR.
"Makanya jadi aneh, masa di dalam mal lebih mahal, tapi sama-sama tidak resmi," ujarnya.
Sementara saat dikonfirmasi, pihak Mal Pamulang square enggan memberi keterangan terkait adanya parkir liar plus THR tersebut.
"Wah kalau nanya detai saya tidak tahu, saya cuma admin di mal ini. Sebaiknya tanya ke Pak Amjat Dores (General Manager Mal Pamulang Square) saja," ujar pihak mal yang enggan disebutkan namanya.
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews