Connect With Us

Katarak Hilang dengan Cepat dan Tanpa Jahitan di RS IMC Bintaro

Redaksi | Selasa, 23 April 2024 | 13:21

Ilustrasi Katarak (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Katarak adalah kondisi mata yang terjadi ketika lensa mata menjadi keruh. Lensa mata yang sehat seharusnya jernih, tetapi pada penderita katarak, lensa ini berubah menjadi buram atau keruh, sehingga mengganggu penglihatan.

Dokter Spesialis Mata RS IMC Bintaro (RS Sari Asih Group) Kota Tangerang Selatan, dr Kelvin Mandela, SpM, menerangkan jika gejala katarak bisa bervariasi, tetapi gejala umumnya meliputi:

  • Penglihatan buram atau kabur.
  • Peningkatan sensitivitas terhadap cahaya.
  • Pandangan ganda dalam satu mata.
  • Penglihatan warna yang terlihat pudar atau berubah.
  • Kesulitan melihat di malam hari.

"Pada beberapa kasus, katarak dapat menyebabkan pupil terlihat putih atau memiliki warna yang tidak biasa. Ini terjadi ketika cahaya tidak dapat melalui lensa yang keruh dengan benar," ujar dr Kelvin Mandela.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan katarak meliputi:

  1. Aging (Penuaan): Katarak sering kali terjadi sebagai bagian dari proses penuaan alami. Lensa mata dapat menjadi lebih kaku dan kehilangan elastisitasnya seiring bertambahnya usia, menyebabkan pembentukan katarak.
  2. Paparan sinar matahari dan sinar ultraviolet: Paparan sinar matahari, terutama sinar ultraviolet, dapat meningkatkan risiko pembentukan katarak.
  3. Trauma Mata: Cedera pada mata dapat menyebabkan pembentukan katarak.
  4. Faktor Genetik: Ada kemungkinan faktor genetik memainkan peran dalam risiko seseorang terkena katarak.
  5. Penyakit dan Kondisi Medis: Beberapa kondisi medis, seperti diabetes, dapat meningkatkan risiko katarak. Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid, juga dapat meningkatkan risiko katarak.

Pengobatan katarak umumnya dilakukan melalui operasi pengangkatan katarak. Dalam prosedur ini, lensa katarak yang keruh digantikan dengan lensa intraokular (IOL) buatan. 

"Operasi katarak adalah salah satu prosedur bedah yang paling umum dilakukan dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi,”" tambahnya.

Fakoemulsifikasi adalah teknik yang bisa di lakukan di RS IMC Bintaro (RS Sari Asih Group) yang memberikan hasil yang baik dengan risiko komplikasi yang rendah dan waktu pemulihan yang cepat.

"Fakoemulsifikasi adalah metode modern yang hanya membutuhkan waktu tidak lama, tanpa dijahit dan tanpa dirawat dan tentu saja tanpa rasa sakit," pungkasnya.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill