KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Katarak adalah kondisi mata yang terjadi ketika lensa mata menjadi keruh. Lensa mata yang sehat seharusnya jernih, tetapi pada penderita katarak, lensa ini berubah menjadi buram atau keruh, sehingga mengganggu penglihatan.
Dokter Spesialis Mata RS Sari Asih Bintaro (RS Sari Asih Group) Kota Tangerang Selatan, dr Kelvin Mandela, SpM, menerangkan jika gejala katarak bisa bervariasi, tetapi gejala umumnya meliputi:
"Pada beberapa kasus, katarak dapat menyebabkan pupil terlihat putih atau memiliki warna yang tidak biasa. Ini terjadi ketika cahaya tidak dapat melalui lensa yang keruh dengan benar," ujar dr Kelvin Mandela.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan katarak meliputi:
Pengobatan katarak umumnya dilakukan melalui operasi pengangkatan katarak. Dalam prosedur ini, lensa katarak yang keruh digantikan dengan lensa intraokular (IOL) buatan.
"Operasi katarak adalah salah satu prosedur bedah yang paling umum dilakukan dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi,”" tambahnya.
Fakoemulsifikasi adalah teknik yang bisa di lakukan di RS Sari Asih Bintaro yang memberikan hasil yang baik dengan risiko komplikasi yang rendah dan waktu pemulihan yang cepat.
"Fakoemulsifikasi adalah metode modern yang hanya membutuhkan waktu tidak lama, tanpa dijahit dan tanpa dirawat dan tentu saja tanpa rasa sakit," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terkait penularan penyakit infeksi saluran pernapasan, Influenza A.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews