Connect With Us

Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang Ternyata Penjaga Warung Madura, Diduga Dibunuh Saudara Sendiri

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Minggu, 12 Mei 2024 | 20:10

Pria berinisial H yang ditemukan tewas terbungkus sarung merupakan penjaga warung Madura di Jalan Lempar Cakram, RT02/06, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Minggu 12 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Identitas mayat pria terbungkus sarung yang ditemukan di kawasan perumahan, belakang RS Buah Hati, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu 11 Mei 2024, akhirnya diketahui.

Korban diduga pria berinisial H, yang menjaga warung Madura di Jalan Lempar Cakram, RT02/06, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang.

Ponco, Sekretaris RW 06 Kelurahan Benda Baru, menjelaskan usai peristiwa penemuan mayat, pada pukul 23.00 WIB banyak perugas Kepolisian sekitar 50 orang datang ke warung Madura tersebut.

Ternyata, ia baru mengetahui kalau H yang menjadi korban pembunuhan dengan pelaku berinisial, F, saudara sepupu korban.

"Mereka saudara, sama-sama jaga warung Madura di situ. Pelakunya saudara sepupu korban, saya tidak menyangka," ujarnya saat ditemui TangerangNews di lokasi, Minggu 12 Mei 2024.

Ponco mengaku tidak menyetahui secara detail motif pembunuhan tersebut. Namun berdasarkan informasi yang beredar, diduga masalah waktu jaga warung.

"Jelasnya tanya ke Kepolisian saja yang bisa memberikan keterangan lebih lanjut, kami cuma tahu sebatas itu saja," katanya.

Menurut Ponco, sosok pelaku selama ini dikenal baik dan rajin salat berjamaah ke musala dekat lokasi. Sedangkan keseharian korban, ia tidak terlalu mengetahuinya.

"Kalau pengurus RW membeli kopi dan air isi ulang sering ketemu sama pelaku (F). Tapi jarang banget ketemu korban (H), karena mereka jaga warung bergantian," pungkasnya.

Dini, seorang warga setempat mengatakan, pada saat dibawa ke TKP, pelaku terlihat menunduk dan menangis ketika dimintai keterangan oleh Polisi.

Sebelum terjadi peristiwa pembunuhan tersebut, seorang pedagang es kelapa di samping warung Madura kehilangan goloknya. Ternyata golok itu diambil pelaku untuk membunuh korban.

"Saat polisi olah TKP bersama pelaku, ternyata golok yang dipakai membunuh milik tukang kelapa, diambil tanpa izin," ujarnya.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

TANGSEL
Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Darurat Sampah Tangsel, Benyamin Instruksikan ASN Kurangi Penggunaan Plastik

Senin, 19 Januari 2026 | 18:19

Status darurat sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Wali Kota Benyamin Davnie secara tegas menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi tumpukan sampah

KOTA TANGERANG
Viral Zonasi Miras dan Prostitusi di Kota Tangerang, Berikut Fakta Rancangan Perubahan Perdanya

Viral Zonasi Miras dan Prostitusi di Kota Tangerang, Berikut Fakta Rancangan Perubahan Perdanya

Senin, 19 Januari 2026 | 23:17

Informasi terkait adanya zonasi peredaran minuman beralkohol (Miras) dan prostitusi di Kota Tangerang viral diperbincangkan.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill