Connect With Us

Kronologis Polisi Tembak Mati Maling Motor di Serpong Tangsel, Sempat Kejar-kejaran

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 3 Agustus 2024 | 10:52

Barang bukti yang diamankan dari pelaku curanmor yang ditembak oleh petugas Polsek Ciledug di Serpong, Kota Tangsel, Jumat 2 Agustus 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penembakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga tewas oleh Petugas Polsek Ciledug Polres Metro Tangerang di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada di Jumat pagi 2 Agustus 2024, menggegerkan warga setempat. Sebelumnya sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan peristiwa berawal saat tim Opsnal Reskrim Polsek Ciledug melaksanakan patroli dan monitoring di wilayah hukumnya.

"Saat melaksanakan patroli di jam-jam rawan itu, tim opsnal Reskrim mencurigai gerak-gerik dua orang berboncengan motor melintas di Jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang dan dilakukan pembuntutan," ungkapnya, Sabtu 3 Agustus 2024.

Kedua Pelaku tersebut bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain secara random mencari sasaran pencurian.  Benar saja, pada saat di daerah Pasar Lembang, Ciledug, salah satu pelaku turun dan akan menggasak motor warga. Namun, tidak jadi karena pemilik motor keburu datang.

Selanjutnya, kedua pelaku itu bergerak ke Jalan Paninggilan, Ciledug. Namun kembali gagal beraksi di Toko kelontong, kerena pemilik motor keluar mendengar suara berisik.

"Kemudian saat di Jalan Cipadu Raya, tepatnya di sebuah minimarket, pelaku kembali bermaksud akan mengambil motor di depan minimarket itu, Namun gagal lagi, karena pemilik motor keluar dari minimarket itu," jelas Zain.

Lanjut Zain, petugas terus membuntuti aksi kedua pelaku itu hingga melintas di Jalan Graha Raya, Kecamatan Pinang. Tepatnya di depan toko material, pelaku berhasil merusak kunci motor terparkir dan langsung membawa kabur motor korban.

"Mengetahui kejadian tersebut tim berusaha melakukan pengejaran dan penangkapan. Tetapi kedua pelaku tersebut berusaha meloloskan diri hingga dilakukan pengejaran sampai di lampu merah BSD, Serpong, Tangsel," katanya.

Dalam aksi kejar-kejaran tersebut di lokasi lampu merah BSD itu, polisi berhasil menyergap keduanya.

Akan tetapi saat akan dilakukan penangkapan, salah satu pelaku inisial I alias Gawong, mengeluarkan senjata api rakitan dari balik bajunya dan menodongkan ke arah petugas. 

"Melihat pelaku menodongkan senpi itu ke petugas, karena sangat membahayakan keselamatan petugas, anggota langsung bergerak cepat melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku dengan menembaknya," ujar Zain.

Akhirnya pelaku terjatuh dari motor. Sedangkan rekannya IS, 28, berhasil ditangkap tanpa ada perlawanan.

Untuk pelaku yang tertembak itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur oleh polisi guna dilakukan pertolongan.

Namun setelah sampai di rumah sakit, pelaku Gawong dinyatakan meninggal dunia. 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, motor pelaku dan motor korban, satu pucuk senjata api rakitan, warna hitam, 3 butir peluru, kunci L, 8 buah mata kunci L, 1 kunci magnet dan satu handphone warna hitam.

"Terhadap tersangka IS, ini telah diamankan di Kantor Polsek Ciledug guna pemeriksaan dan pengembangan karena dari pengakuannya, mereka telah mencuri motor di 20 TKP, baik di wilayah Ciledug, Pinang, Cipondoh, Bintaro maupun Serpong," tutup Zain.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill