Connect With Us

Guru Ngaji di Ciputat Tangsel Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Korban Capai 8 Anak

Yanto | Selasa, 1 Oktober 2024 | 15:05

Ilustrasi Pelecehan Seksual (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang oknum guru ngaji di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga melakukan pelecehan kepada murid perempuannya.

Korban dari aksi pria berinisial MH, 40, tersebut diduga ada 8 anak perempuan di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Alvino Cahyadi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dugaan kasus pelecehan tersebut.

"Sudah (menerima laporan)," katanya kepada awak media, Senin 30 September 2024.

Alvino mengungkapkan, korban telah membuat laporan polisi pada Minggu 29 September 2024, malam. Kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangsel.

"Penyidik kami sedang mendalami kasus tersebut," lanjutnya.

Berdasarkan informasi, MH, merupakan seorang pengajar agama dan amil marbot di Masjid kawasan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel. Ia dilaporkan telah melakukan pelecehan kepada murid perempuannya yang diduga berjumlah ada 8 anak.

BANTEN
Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:12

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Banten telah kembali pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta beberapa waktu lalu.

KAB. TANGERANG
HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

HIV Melonjak Imbas Penyimpangan Seksual, Mahasiswa Tangerang Desak Bentuk Regulasi Pencegahan LGBT

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:41

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang mendesak agar pemerintah daerah (Pemda) dapat membuat regulasi terkait pencegahan LGBT.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill