Connect With Us

Mahasiswa UIN Ngadu ke DPRD Tangsel Soal JPO 'Shiratal Mustaqim'

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Rabu, 8 Januari 2025 | 15:43

Muhammad Riyadh Fadil, Wakil Ketua Senat Mahasiswa SEMA FTIK UIN Ciputat mengadu ke DPRD Tangsel soal kondisi JPO dan jalan yang rusak, Rabu 8 Januari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu 08 Januari 2025.

Mereka menyampaikan keluhan terkait fasilitas publik yang bobrok, salah satunya kondisi jembatan penyebrangan orang (JPO) dekat kampus mereka yang sempat viral.

Bahkan karena kondisinya yang tidak layak sampai disebut JPO Shiratal Mustaqim, lantaran bisa menyebabkan penggunanya ke akhirat alias hilang nyawa.

Muhammad Riyadh Fadil, Wakil Ketua Senat Mahasiswa SEMA FTIK UIN menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi JPO yang dinilai tidak nyaman dan tidak layak digunakan. 

“JPO itu kotor, tinggi dan jarang digunakan karena masyarakat malas melewati tempat yang tidak terawat. Kami meminta solusi seperti rambu-rambu pelikan atau alternatif lain yang lebih ramah pengguna,” katanya.

Ia juga menyoroti soal kesenjangan pembangunan di wilayah Tangsel. Hal terlihat dari kondisi jalan yang berbeda antara yang dibangun oleh pengembang swasta dibanding Pemerintah Kota Tangsel.

“Di satu sisi, jalan yang dibangun pengembang terlihat sangat bagus. Tapi di sisi lain, ada jalan rusak yang tampaknya kurang diperhatikan. Ini mencerminkan ketimpangan pembangunan yang jelas terlihat,” ujar Riyadh.

Tidak hanya soal infrastruktur, mahasiswa juga menyoroti kondisi sosial di sekitar wilayah Gaplek, Tangerang Selatan.

Dirinya, menggambarkan kondisi bagaimana kemiskinan di wilayah tersebut terlihat nyata dan tanpa rekayasa. 

“Kami melihat banyak anak-anak kecil yang harus bekerja. Ini sangat memprihatinkan. Kami juga berharap ada tanggung jawab yang lebih jelas antara pemerintah daerah dan pihak pengembang, terkait fasilitas yang seharusnya dibenahi,” tegasnya.

Menurutnya, masalah ini sudah dilaporkan kepada pihak Satpol PP Tangsel, akan tetapi belum ada tindakan yang pasti dan akurat.

“Kami sudah melaporkan hal ini ke pihak terkait, termasuk Satpol PP. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas. Kami berharap transformasi publik segera terwujud, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya Riyadh.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

KAB. TANGERANG
Shell V-Power Diesel Kembali Dijual di SPBU, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

Shell V-Power Diesel Kembali Dijual di SPBU, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:15

Setelah sempat menghilang dari sejumlah SPBU, bahan bakar diesel milik Shell Indonesia akhirnya mulai kembali tersedia di beberapa wilayah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill