Connect With Us

Sidak Pengelolaan Sampah, Ketua Komisi XII Bersitegang dengan Pengembang Bintaro Jaya

Yanto | Senin, 3 Maret 2025 | 21:19

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan sidak fasilitas pengolahan sampah di Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Senin 3 Maret 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya sempat bersitegang dengan pihak PT Jaya Real Property, pengembang Bintaro Jaya, saat sidak fasilitas pengelolaan sampah di Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Dalam sidak yang menindak lanjuti keluhan warga setempat itu, Bambang mempermasalahkan beroperasinya Material Recovery Facility (MRF), sedangkan surat-suratnya belum lengkap.

"Kalau masalah surat-surat sudah terbalik-balik kok sudah beroperasi saja, akan kami bawa ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara). Saya minta (operasional) dibatalkan dan jangan main-main," tegasnya, Senin 3 Maret 2025.

Bambang Patijaya juga menegaskan fasilitas pengelolaan sampah yang berlokasi di depan rumah ibadah tersebut tidaklah tepat dan seharusnya dipindahkan ke tempat yang lebih sesuai.

"Tidak sepatutnya pengelolaan sampah dekat rumah ibadah. Maka dari itu, tempat itu akan ditutup sementara, sambil dilakukan pemeriksaan berkas-berkas yang diperlukan," jelasnya.

Dengan nada kencang, Bambang menyatakan akan menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai pengelolaan sampah tersebut.

"Jangan mentang-mentang kalian besar dan seenaknya terhadap masyarakat kecil. Apalagi berani beroperasi lagi," ungkapnya dengan rasa kesal.

Menurutnya, kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencari solusi terbaik terkait masalah pengelolaan sampah di sekitar rumah ibadah, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

Untuk diketahui, MRF tersebut merupakan fasilitas pengelolaan sampah milik PT Jaya Real Property yang berkerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel.

Tujuan fasilitas itu dibangun untuk mengurangi sampah dari sumber karena TPA Cipeucang semakin over kapasitas.

Namun pengoperasian MRF itu ditolak warga sekitar lantaran berada dekat vihara, sehingga menganggu kenyaman beribadah.

Meski sempat diperotes, fasilitas tersebut tepat beroperasi tanpa memperdulikan keluhan warga.

WISATA
Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:17

Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill