Connect With Us

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan TPS Liar, Puluhan Pelanggar Diciduk

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 18 Januari 2026 | 20:07

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (kanan) bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel TB Asep Nurdin (kiri). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengambil tindakan tegas di tengah status Darurat Sampah.

Melalui Satuan Tugas Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Pemkot terus mengintensifkan pengawasan di titik-titik rawan tempat pembuangan sampah (TPS) liar.

Langkah ini diambil seiring dengan penetapan status darurat sampah dan target ambisius pemangkasan volume residu ke tempat pemrosesan akhir.

Berdasarkan laporan harian Posko Gakkumdu periode 15-16 Januari 2026, petugas gabungan berhasil menjaring puluhan warga di tiga lokasi utama yakni Pasar Jombang, Flyover Ciputat, dan Pasar Cimanggis.

Di Pasar Jombang saja, tercatat 27 kasus pelanggaran dalam satu shift operasional.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tangsel TB Asep Nurdin, menyampaikan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari strategi besar kota untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPA Cipeucang hingga 20-30% pada tahun ini.

"Pak Wali Kota menegaskan operasional Gakkumdu adalah bentuk komitmen pemerintah. Selain edukasi, kami mulai menyiapkan sanksi yang lebih berat. Jika kedapatan melanggar berulang kali, tidak menutup kemungkinan pengenaan denda administratif sesuai ketentuan Perda Ketertiban Umum akan diberlakukan secara maksimal," ujar Asep, Sabtu 17 Januari 2026.

 

Penegakan Sanksi dan Efek Jera

Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat 16 Januari 2026, di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.

Asep menambahkan, instruksi Wali Kota sangat jelas setiap pelanggar wajib menjalani sanksi fisik dan sosial di tempat.

"Pelanggar diminta mengambil kembali sampah yang dibuang, memilahnya, dan membawanya pulang. Selain itu, mereka wajib melakukan kerja sosial menyapu area sekitar selama 30 menit. Ini adalah tekanan psikologis agar masyarakat memahami bahwa membuang sampah sembarangan memiliki konsekuensi langsung," tambah Asep.

 

Optimalisasi TPST dan Target Pengurangan

Saat ini, produksi sampah di Tangsel mencapai 900 hingga 1.000 ton per hari. Dengan kondisi TPA Cipeucang yang semakin terbatas, Pemkot Tangsel memfokuskan kebijakan pada aktivasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di tingkat kecamatan untuk mengolah sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF) maupun kompos.

Targetnya, dengan pengawasan ketat dari tim Gakkumdu dan optimalisasi TPST, beban residu yang dibuang ke luar daerah melalui skema kerja sama antardaerah (KSDD) dapat diminimalisir.

Pemerintah Kota melalui Dinas Kominfo kembali mengimbau pelaku usaha dan sektor rumah tangga untuk melakukan pemilahan dari sumbernya.

Pengawasan oleh tim Gakkumdu akan terus dilakukan secara konsisten di seluruh wilayah kecamatan guna memastikan tidak ada ruang bagi munculnya titik pembuangan liar baru yang merusak ekosistem perkotaan.

NASIONAL
Imbas Penyadapan Presiden, Pengamat Minta Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital

Imbas Penyadapan Presiden, Pengamat Minta Masyarakat Tingkatkan Literasi Digital

Rabu, 4 November 2026 | 17:50

Peneliti Kebijakan Publik Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) Riko Noviantoro, meminta agar seluruh masyarakat meningkatkan pemahaman literasi digital pasca penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo

KOTA TANGERANG
Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Terekam CCTV saat Beraksi di Tangerang, 3 Spesialis Curanmor Bawa Kabur Honda CBR ke Pandegang

Rabu, 4 November 2026 | 15:02

Tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga jaringan Pandeglang, Banten, beraksi di wilayah Kota Tangerang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Pemkab Tangerang Bakal Urus Kepulangan Warga Sepatan yang Disiksa Majikannya di Malaysia

Selasa, 3 November 2026 | 22:40

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana mengurus kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Jatimulya, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, bernama Siti Rohaya yang diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill