Connect With Us

Cegah Bullying di Medsos, Komisi I DPR RI Minta Seluruh Pihak Kolaborasi Cari Solusi

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 2 Februari 2024 | 14:52

Anggota Komisi I DPR RI Rizki Natakusumah. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Maraknya konten kekerasan dan perundungan atau bullying di media sosial (medsos) mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi 1 DPR RI Rizki Natakusumah.

Putra daerah asal Pandeglang, Banten ini menilai, pencegahan terhadap bullying tidak bisa dilakukan oleh satu pihak seperti pemerintah saja, melainkan juga butuh peran seluruh elemen masyarakat termasuk perusahaan medsos itu sendiri. 

"Perlunya peran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat aktif mecegah dan mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan aksi tersebut," tegasnya, Jumat 2 Januari 20204.

Menurutnya, perundungan di dunia maya bukan hanya masalah pribadi, tetapi juga masalah sosial yang memerlukan respons bersama.

"Kita harus membentuk budaya online yang menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi etika berkomunikasi,” ujar pria yang digadang gadang maju sebagai Gubernur Banten ini, Jumat 2 Februari 2024.

Selain itu, Rizky menekankan pentingnya edukasi digital dan kesadaran pengguna terhadap perilaku online yang merugikan.

Kemudian, perlunya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan teknologi, dan masyarakat sipil dalam merancang solusi holistik untuk mengatasi perundungan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah-langkah pencegahan yang telah diambil oleh beberapa platform media sosial terkemuka, meski masih banyak PR yang harus dilakukan.

“Kita perlu terus mendorong platform-platform ini untuk meningkatkan keamanan dan memberikan sanksi yang tegas terhadap pelaku perundungan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga meminta agar para orang tua mengawasi kegiatan dan aktivitas digital yang dilakukan oleh anaknya. 

"Peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital sang anak juga sangat penting dalam mengesukasi dab mencegah aksi perundungan dan kekerasan pada anak," pungkasnya.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill