Connect With Us

Jangan Panik, Begini Cara Mengatasi Gangguan Jaringan Indosat

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 3 Maret 2024 | 23:06

Ilustrasi Indosat Ooredoo Hutchison (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Provider Indosat Ooredoo Hutchison mengalami gangguan jaringan cukup parah yang dirasakan sebagian pengguna terutama di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Dalam akun X (Twitter) resminya, Indosat menjelaskan gangguan tersebut disebabkan oleh kebakaran gedung perangkat di wilayah Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu, 2 Maret 2024.

Terpantau hingga Minggu, 3 Maret 2024, pukul 22.56 WIB, jaringan Indosat di Tangerang masih mengalami gangguan.

Akibat dari gangguan, pengguna tidak dapat mengakses internet, bahkan mengecek maupun mengisi pulsa baik melalui nomor dial atau aplikasi.

Namun, pada pengguna tak perlu panik. Sebab, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan jaringan Indosat. Berikut di antaranya seperti dikutip dari kanal YouTube Kaji Tutorial

1. Tunggu 24 Jam

Menunggu selama 1x24 jam bisa menjadi solusi pertama. Kadangkala gangguan sinyal dapat diselesaikan secara otomatis dalam kurun waktu tersebut, pihak Indosat akan segera mengabrkan ke berbagai media sosial resminya jika jaringan Indosat sudah kembali normal.

2. Pengaturan Jaringan

  • Masuk ke menu setting atau pengaturan pada perangkat Anda.
  • Cari opsi kartu SIM atau jaringan seluler.
  • Pilih Indosat dan cari tipe jaringan prioritas.
  • Ubah prioritas jaringan menjadi 2G.

3. Lepas dan Pasang Kembali SIM Card

  • Matikan perangkat dan lepaskan kartu SIM Indosat.
  • Bersihkan kartu SIM dan pasang kembali.
  • Nyalakan kembali perangkat.

4. Mode Pesawat

  • Matikan HP dan nyalakan kembali.
  • Jika masalah masih persisten, aktifkan mode pesawat selama 15 detik, lalu matikan kembali.

5. Lepas Kartu untuk Beberapa Menit

  • Lepaskan kartu perdana Indosat dari HP selama beberapa menit.
  • Matikan HP dan nyalakan kembali.

Demikian cara mengatasi masalah gangguan jaringan Indosat. Semoga bermanfaat!

KOTA TANGERANG
Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Waspada Potensi Guncangan Megathrust Selat Sunda, Warga Kota Tangerang Diimbau Siap Siaga

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:13

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

KAB. TANGERANG
Dua Kali Mangkir, Eks Kasatpol PP Kembali Dipanggil Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual

Dua Kali Mangkir, Eks Kasatpol PP Kembali Dipanggil Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual

Senin, 5 Oktober 2026 | 19:43

Polda Banten menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan ke tiga Eks Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriatna.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill