Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter
Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TANGERANGNEWS.com- Provider Indosat Ooredoo Hutchison mengalami gangguan jaringan cukup parah yang dirasakan sebagian pengguna terutama di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.
Dalam akun X (Twitter) resminya, Indosat menjelaskan gangguan tersebut disebabkan oleh kebakaran gedung perangkat di wilayah Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, pada Sabtu, 2 Maret 2024.
Terpantau hingga Minggu, 3 Maret 2024, pukul 22.56 WIB, jaringan Indosat di Tangerang masih mengalami gangguan.
Akibat dari gangguan, pengguna tidak dapat mengakses internet, bahkan mengecek maupun mengisi pulsa baik melalui nomor dial atau aplikasi.
Namun, pada pengguna tak perlu panik. Sebab, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan jaringan Indosat. Berikut di antaranya seperti dikutip dari kanal YouTube Kaji Tutorial
1. Tunggu 24 Jam
Menunggu selama 1x24 jam bisa menjadi solusi pertama. Kadangkala gangguan sinyal dapat diselesaikan secara otomatis dalam kurun waktu tersebut, pihak Indosat akan segera mengabrkan ke berbagai media sosial resminya jika jaringan Indosat sudah kembali normal.
2. Pengaturan Jaringan
3. Lepas dan Pasang Kembali SIM Card
4. Mode Pesawat
5. Lepas Kartu untuk Beberapa Menit
Demikian cara mengatasi masalah gangguan jaringan Indosat. Semoga bermanfaat!
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TODAY TAGJajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat
Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews