Connect With Us

Puluhan Siswa SMK Diajak Rakit Smartphone di Pabrik Oppo Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 29 Agustus 2024 | 15:32

Para siswa SMKN 4 Tangerang merakit smartphone di pabrik Oppo Tangerang, Kamis, 29 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Puluhan siswa dari SMKN 4 Tangerang mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi pabrik OPPO Manufacturing Indonesia di Bayur, Kota Tangerang, Kamis, 29 Agustus 2024. 

Dalam kunjungan ini para siswa juga diberi wawasan terkait kontribusi OPPO dalam memajukan ekonomi Indonesia melalui sektor manufaktur. 

OPPO mengklaim telah menciptakan ribuan lapangan kerja yang mayoritas diisi oleh tenaga kerja lokal, yaitu 98% pekerja adalah warga Indonesia. 

Selama kunjungan, para siswa diajak untuk mengeksplorasi berbagai area pabrik, dimulai dari Lobby & Experience Area, di mana mereka diperkenalkan dengan produk terbaru OPPO. 

Para siswa juga mencoba fitur AI canggih dan menguji ketahanan perangkat Reno12 Series melalui booth interaktif seperti Nail Challenge dan AI Eraser 2.0.

Berlanjut ke Milestone Area, para siswa mempelajari sejarah perjalanan OPPO dari awal hingga berbagai inovasi yang telah dicapai di Indonesia. 

Di Quality Check Lab, mereka menyaksikan langsung bagaimana produk OPPO diuji dengan serangkaian tes ketahanan yang ketat untuk memastikan kualitas terbaik.

Di sesi Product Knowledge, siswa memperoleh penjelasan mendalam mengenai teknologi smartphone OPPO sebelum melanjutkan ke Production Line Area. 

Di sini, mereka melihat langsung proses perakitan smartphone, mulai dari komponen terkecil hingga menjadi produk akhir yang siap dipasarkan.

Salah satu momen paling menarik bagi para siswa adalah ketika mereka mengikuti workshop di Interactive Area, di mana mereka diberi kesempatan untuk mencoba merakit perangkat OPPO bersama para ahli dari pabrik. 

Melalui kegiatan ini, para siswa memahami betapa pentingnya ketelitian dan presisi dalam setiap tahap produksi.

Setelah mengenal lebih dalam tentang proses produksi, siswa-siswi SMKN 4 Tangerang mengikuti seminar yang membahas teknologi AI dan inovasi produk OPPO. 

Seminar ini menyoroti teknologi AI Generatif yang dikembangkan OPPO, yang mampu membuat proses pengeditan foto, pembuatan konten, dan produktivitas menjadi lebih efisien.

Salah satu siswa, Putri mengaku senang bisa merasakan langsung bagaimana tahapan dan proses smartphone dibuat. 

"Ternyata prosesnya lebih rumit dari yang aku bayangkan, ada banyak mesin canggih yang digunakan, dan semuanya terorganisir dengan baik," ujarnya.

Senada, siswa lain, Ahmad, menyebut dirinya memperoleh banyak pemahaman usai mengikuti kunjungan tersebut.

"Aku jadi paham bahwa di balik setiap gadget yang kita pakai, ada banyak orang yang bekerja keras untuk membuatnya," katanya.

Adapun program ini bertujuan untuk menginspirasi generasi muda agar lebih tertarik pada dunia teknologi dan berperan aktif dalam perkembangan industri di masa depan. 

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

KAB. TANGERANG
PLN Targetkan Capai 8.000 Peserta Electric Run 2026

PLN Targetkan Capai 8.000 Peserta Electric Run 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:05

PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Electric Run 2026 dengan mengusung tema "Powering Our Green Future".

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill