Connect With Us

Menikmati Pedasnya Sambal Khas Lampung di Dulang Makan Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 20 September 2024 | 19:43

Menu makanan khas Lampung di Rumah Makan Dulang Makan, Pasar Lama, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bagi Anda pecinta kuliner pedas, wajib mencicipi dua jenis sambal khas Lampung yang menjadi menu andalan di Dulang Makan, yaitu Sambal Rampai dan Seruit.

Berlokasi di kawasan kuliner Pasar Lama, Kota Tangerang, Dulang Makan menyajikan makanan tradisional autentik Lampung yang lezat, tentu dengan harga terjangkau.

Owner Dulang Makan Dede Ulfa menyatakan dirinya sengaja menghadirkan makanan tersebut untuk mengobati rasa rindu warga Lampung yang merantau ke Tangerang. Selain itu juga untuk memanjakan lidah masyarakat yang gemar makan sambal.

"Karena saya dari Lampung mencari rezeki di Tangerang sejak tahun 2014, kadang suka kangen makanan dari kampung halaman. Sambal Rampai dan Seruit juga masuk sama lidah warga Tangerang yang suka pedas," katanya, Jumat 20 September 2024.

Ulfa menjelaskan Sambal Rampai adalah salah satu jenis sambal yang cukup terkenal di Lampung. Sambal ini menggunakan tomat rampai, dan tambahan terasi. Ciri khas sambal rampai adalah teksturnya yang kasar dan rasanya yang pedas, segar, dan sedikit asam.

Sementara Sambal Seruit hampir serupa dengan Rampai. Bedanya ditambahkan dengan kuah pindang beserta lalapan seperti terong yang ikut diulek bersama sambal.

Hidangan ini terkenal karena cita rasanya yang pedas, segar, dan khas, dan mencerminkan keanekaragaman kuliner daerah Lampung.

"Sambal ini disajikan dengan lauk utama yakni ikan bakar. Bedanya ikan bakar kami ini rasanya original, cuma garam tanpa tambahan bumbu lain, karena rasa sambalnya sudah kuat," jelas Ulfa.

Tak hanya itu, semua ikan yang disajikan juga dipastikan dalam segar, dan dikirim langsung dari petani ikan di Lampung, mulai dari ikan nila, ikan gurame dan ikan bawal. Selain itu ada juga ayam goreng dan bakar.

Dulang Makan sendiri membanderol menu kulinernya mulai dari Rp28-32 ribu sudah bisa mendapatkan paket lengkap, mulai dari lauk, nasi, sambal, sampai sayuran-sayuran seperti sop, sayur asem dan lalapan kukus yang segar.

Selama periode pembukaan ini, Dulang Makan juga membagikan voucher makan gratis hingga Rp75 ribu. Voucher ini bisa didapat dengan mengunjungi langsung rumah makan ini, mulai 18 September hingga 22 September 2024.

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

TANGSEL
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill