Connect With Us

Ada Sun Go Kong, 75 Ribu Orang Padati Tradisi Gotong Toapekong

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 21 September 2024 | 18:32

Karakter Sun Go Kong ikut dalam parade tradisi 12 tahunan Gotong Toapekong di Kota Tangerang, Sabtu, 21 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Parade tradisi 12 tahunan, Gotong Toapekong, diadakan oleh Perkumpulan Boen Tek Bio, Kota Tangerang, pada Sabtu, 21 September 2024. 

Sebanyak 75 ribu warga tumpah ruah di sepanjang rute parade, yang dimulai dan diakhiri di Klenteng Boen Tek Bio.

Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin mengaku kagum terhadap antusiasme masyarakat. 

Baginya, tradisi ini mencerminkan keragaman dan semangat kebersamaan yang kuat di Kota Tangerang. 

"Kami (Pemkot Tangerang) juga akan mengupayakan dan mengembangkan budaya serta situs sejarah di Kota Tangerang," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Boen Tek Bio, Ruby Santamoko mengungkapkan, panitia telah mempersiapkan acara ini selama 10 bulan. Persiapan matang tersebut dilakukan agar prosesi dapat berjalan lancar.

"Dibanding 12 tahun lalu, hari ini lebih baik dan tentu ke depannya pada 12 tahun yang akan datang semakin lebih baik lagi," kata Ruby.

Adapun prosesi Gotong Toapekong kali ini diikuti oleh 37 barisan parade meliputi berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak hingga dewasa. 

Ruby menjelaskan, parade tahun ini mengusung tema "Moderasi dan Kolaborasi sebagai Wujud Visi Kerukunan Bangsa yang Harmonis." 

Tidak hanya warga klenteng, parade juga melibatkan komunitas lintas agama sebagai simbol toleransi dan kerukunan.

Parade dimulai dengan pembawa spanduk Boen Tek Bio, diikuti oleh anggota Paskibra yang membawa bendera Merah Putih dan panji Boen Tek Bio. Kemudian, Marching Band PPI Curug, parade Bhinneka Tunggal Ika, dan tokoh-tokoh lintas agama turut memeriahkan acara.

Salah satu yang menarik perhatian adalah kemunculan Sun Go Kong lengkap dengan Biksu Tong, Cu Pat Kao, dan Wuching dari Journey to The West, yang disambut sorak-sorai penonton. 

Selain itu, parade juga menampilkan berbagai atraksi budaya seperti tari pendet, liongsay, barongsai, hingga Reog Ponorogo. 

Tak hanya warga biasa, acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting. Ibu Negara keempat Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Sinta Nuriyah Wahid, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill