Connect With Us

Dokter Andra Meninggal, IDI Gunakan Pita Hitam Berkabung Tiga Hari

Denny Bagus Irawan | Jumat, 13 November 2015 | 14:02

Dionisius Giri Samudra (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG- Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  Daeng Muhammad Faqih menyampaikan menjadi dokter itu memerlukan biaya untuk sekolah yang tidak sedikit.

Seharusnya, peristiwa yang menimpa Dionisius Giri Samudra,24, atau dokter Andra tidak terjadi jika saja pemerintah mau memperhatikan petugas kesehatan.

“Sejak dokter Andra meninggal kita gunakan pita hitam sebagai tanda berkabung, ini seluruh IDI menggunakan pita hitam,“ katanya.  

Dia menyatakan, dapat dibayangkan seorang peneliti harus ke lokasi terpencil ,  tetapi segala sesuatunya tak dipersiapkan oleh pemerintah.

“Jangan bicara kesejahteraan deh. Perlindungan dan persiapan kita di lokasi. Seperti ini tidak bisa hanya Kemenkes saja yang mempersiapkan, tetapi harus seluruh Kementerian,” jelasnya.

PROPERTI
Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Senin, 2 Februari 2026 | 14:00

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengumumkan para pemenang BTN Housingpreneur 2025 dalam seremoni penutupan BTN Expo 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu, 31 Januari 2026.

BANTEN
Kabar Gembira! Banten Segera Gratiskan Madrasah Aliyah Swasta

Kabar Gembira! Banten Segera Gratiskan Madrasah Aliyah Swasta

Senin, 2 Februari 2026 | 20:39

Setelah biaya pendidikan tingkat SMA digratiskan di Banten, kini jenjang Madrasah Aliyah (MA) Swasta segera menyusul.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill