Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Meski pembebasan lahan yang masih jalan ditempat, pihak pelaksana proyek tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yakni PT Wika mentargetkan akan selesai pada pertengahan 2018.
Proyek yang menghubungkan jalan tol dari Kunciran ke Batu Ceper dan Bandara Soekarno-Hatta itu kini memasuki tahap awal pengerjaan dengan pembebasan lahan sebagai salah satu fokus utama.
"Pembebasan lahan sebesar 28 persen hingga kini, dengan nilai kontrak Rp 2,2 triliun dan waktu pelaksanaan selama 457 hari," terang Corporate Secretary PT Wika Puspita Anggraeni kepada wartawan, Minggu (27/8/2017). BACA JUGA : Pemkot Tangerang Diminta Percepat Pembebasan Tol Kunciran
Puspita menjelaskan, waktu pengerjaan proyek tol Kunciran-Bandara telah berlangsung sejak April 2017 dan ditargetkan selesai pada Juli 2018 mendatang. Nantinya, ruas jalan tol ini akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Kunciran.
Adapun jika melewati area Bandara Soekarno-Hatta dari arah Tangerang, tepatnya di Jalan Husein Sastranegara yang berseberangan langsung dengan Jalan Perimeter Selatan, sudah terlihat pengerjaan ruas tol Kunciran-Bandara. Menurut Puspita, progres pembangunan fisik jalan tol baru 1,7 persen. BACA JUGA : Pembebasan Tol Kunciran Jalan Ditempat, Wali Kota Tangerang Temui BPN
Jalan tol ini nantinya akan masuk dalam jaringan Jalan Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dan terkoneksi dengan ruas tol Cinere-Serpong serta Serpong-Kunciran. Rencananya, tol ini akan memiliki panjang sekitar 14,19 kilometer dan dapat menjadi akses alternatif untuk menuju ke Bandara Soekarno-Hatta.(DBI)
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.
Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews