KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Meski pembebasan lahan yang masih jalan ditempat, pihak pelaksana proyek tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yakni PT Wika mentargetkan akan selesai pada pertengahan 2018.
Proyek yang menghubungkan jalan tol dari Kunciran ke Batu Ceper dan Bandara Soekarno-Hatta itu kini memasuki tahap awal pengerjaan dengan pembebasan lahan sebagai salah satu fokus utama.
"Pembebasan lahan sebesar 28 persen hingga kini, dengan nilai kontrak Rp 2,2 triliun dan waktu pelaksanaan selama 457 hari," terang Corporate Secretary PT Wika Puspita Anggraeni kepada wartawan, Minggu (27/8/2017). BACA JUGA : Pemkot Tangerang Diminta Percepat Pembebasan Tol Kunciran
Puspita menjelaskan, waktu pengerjaan proyek tol Kunciran-Bandara telah berlangsung sejak April 2017 dan ditargetkan selesai pada Juli 2018 mendatang. Nantinya, ruas jalan tol ini akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Kunciran.
Adapun jika melewati area Bandara Soekarno-Hatta dari arah Tangerang, tepatnya di Jalan Husein Sastranegara yang berseberangan langsung dengan Jalan Perimeter Selatan, sudah terlihat pengerjaan ruas tol Kunciran-Bandara. Menurut Puspita, progres pembangunan fisik jalan tol baru 1,7 persen. BACA JUGA : Pembebasan Tol Kunciran Jalan Ditempat, Wali Kota Tangerang Temui BPN
Jalan tol ini nantinya akan masuk dalam jaringan Jalan Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dan terkoneksi dengan ruas tol Cinere-Serpong serta Serpong-Kunciran. Rencananya, tol ini akan memiliki panjang sekitar 14,19 kilometer dan dapat menjadi akses alternatif untuk menuju ke Bandara Soekarno-Hatta.(DBI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTingkat pengangguran anak muda di Indonesia perlu menjadi perhatian serius dalam menyambut momentum bonus demografi.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews