Connect With Us

Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta Selesai 2018

Dena Perdana | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:00

Tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta. (Istimewa / Istimewa)


TANGERANGNEWS.com-Meski pembebasan lahan yang masih jalan ditempat, pihak pelaksana proyek tol Kunciran-Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang yakni PT Wika mentargetkan akan selesai pada pertengahan 2018. 

Proyek yang menghubungkan jalan tol dari Kunciran ke Batu Ceper dan Bandara Soekarno-Hatta itu kini memasuki tahap awal pengerjaan dengan pembebasan lahan sebagai salah satu fokus utama.

"Pembebasan lahan sebesar 28 persen hingga kini, dengan nilai kontrak Rp 2,2 triliun dan waktu pelaksanaan selama 457 hari," terang Corporate Secretary PT Wika Puspita Anggraeni kepada wartawan, Minggu (27/8/2017). BACA JUGA : Pemkot Tangerang Diminta Percepat Pembebasan Tol Kunciran

Puspita menjelaskan, waktu pengerjaan proyek tol Kunciran-Bandara telah berlangsung sejak April 2017 dan ditargetkan selesai pada Juli 2018 mendatang. Nantinya, ruas jalan tol ini akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Kunciran.

Adapun jika melewati area Bandara Soekarno-Hatta dari arah Tangerang, tepatnya di Jalan Husein Sastranegara yang berseberangan langsung dengan Jalan Perimeter Selatan, sudah terlihat pengerjaan ruas tol Kunciran-Bandara. Menurut Puspita, progres pembangunan fisik jalan tol baru 1,7 persen. BACA JUGA : Pembebasan Tol Kunciran Jalan Ditempat, Wali Kota Tangerang Temui BPN

Jalan tol ini nantinya akan masuk dalam jaringan Jalan Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 dan terkoneksi dengan ruas tol Cinere-Serpong serta Serpong-Kunciran. Rencananya, tol ini akan memiliki panjang sekitar 14,19 kilometer dan dapat menjadi akses alternatif untuk menuju ke Bandara Soekarno-Hatta.(DBI)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

TANGSEL
Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Puluhan Ribu Remaja Putri di Tangsel Alami Anemia

Jumat, 18 September 2026 | 20:55

Berdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill