Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Perimeter Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Senin 25 Maret 2024. Seorang pengendara motor tewas setelah ditabrak taksi Blue Bird.
Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi ketika korban berinisial P, tengah mengendarai sepeda motor bernopol A-3549-CRO, di Jalan Perimeter Selatan menuju bandara, sekitar pukul 06.45 WIB.
Kemudian dari arah berlawanan, datang taksi yang dikemudikan Yudastono, warga Jalan Rusa IV, Cibodas, Kota Tangerang. Diduga sopir hilang kendali, hingga taksi bernopol B-1791-SUA itu menabrak korban.
Kasat Lantas, Polres Bandara Soetta Kompol Bernard Bachtera Saragih membenarkan telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan pemudi sepeda motor meninggal di tempat.
"Dari pengakuan sopir taksi, pandangannya gelap, kemudian tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga melintas ke kanan serta memotong garis marka lurus tunggal. Akhirnya menabrak sepeda motor yang datang dari arah berlawanan," ujarnya.
Akibat benturan yang keras, korban yang diketahui warga Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, langsung meninggal di tempat.
"Setelah mendapat laporan, kami lakukan olah TKP dan evakuasi korban ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum serta penyelidikan lebih lanjut. Sementara pengemudi masih diperiksa di Polres Bandara Soekarno-Hatta," jelas Bernard.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGDalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Tangcity Mall kembali menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Merdeka Stamprizes” yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 20 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews