Connect With Us

Tolak Berhubungan Intim Setelah 8 Tahun Tak Bertemu, TKW Bunuh Suami di Serang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 2 September 2021 | 11:54

Pelaku pembunuhan Holiyah, 56 saat di amankan anggota kepolisian. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang suami tewas dibunuh istrinya setelah ditolak berhubungan intim. Peristiwa itu terjadi di Kampung Masigit Etan, Kelurahan Masjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa 31 Agustus 2021.

Pelaku bernama Holiyah, 56, mantan tenaga kerja wanita (TKW) Arab Saudi. Peristiwa itu berawal ketika suaminya bernama Asni, 55, mengajak istrinya berhubungan intim.

Namun Holiyah menolak dengan alasan khawatir dianggap berzina, karena mereka sudah tidak bertemu selama 8 tahun lantaran bekerja di Arab Saudi.

"Dia kan ngajak berhubungan intim, saya tidak menanggapi. Saya ingin meminta pendapat dulu pada kiai atau ustad setempat apakah halal secara agama atau tidak," terangnya saat konferensi pers di Polres Serang Kota seperti dilansir dari Tribunenws, Rabu 1 September 2021.

Holiyah sempat mengajak Asni untuk laporan pada kiai namun Asni menolak dan marah. Ia mengaku sempat ditarik paksa suaminya ke kamar. Holiyah mencoba melepaskan tarikan tangan suaminya, lalu sempat dibenturkan ke tembok.

"Saya dijedotin ke tembok. Saya tidak mau, tapi diseret-seret terus. Lalu tangan saya digigit, ditonjok. Saya balas nonjok lagi. Saya mukul-mukul dia saking sakitnya, dia gigit tangan saya," sambungnya.

Dia menambahkan saat itu jari tangan kanannya masuk mulut suaminya dan digigit. Agar bisa lepas, Holiyah menekan kedua jempol tangannya ke tenggorokan suaminya. Tak sadar tindakan Holiyah membuat suaminya tercekik.

Saat jari tangannya dilepas dari gigitan suaminya, Holiyah langsung lari ke kamar dan mengunci kamarnya selama 45 menit. Dia pun tak tahu jika tindakan itu membuat suaminya tewas.

Akibat perbuatannya, Holiyah pun diamankan Kepolisian Polres Serang. Dia mengaku menyesal setelah melakukan perbuatan yang menyebabkan suaminya tewas.

KOTA TANGERANG
Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Kamis, 10 September 2026 | 22:39

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Ruang Al Amanah lantai 5, Kamis 10 September 2026.

OPINI
Tunduk Syariat

Tunduk Syariat

Selasa, 8 September 2026 | 22:01

Dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad saw, akhirnya sampai juga ke tanah Yatsrib, Kota Madinah.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill