Connect With Us

Pelabuhan Merak Padat Merayap, Kapolres Cilegon Imbau Masyarakat Segera Beli Tiket 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 15 April 2023 | 09:36

Ilustrasi kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Situasi lalu lintas di Pelabuhan Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, Sabtu 15 April 2023, dini hari terpantau padat merayap.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahyo Untoro.

"Menyampaikan bahwasanya arus lalu lintas di Pelabuhan Merak sekarang terpantau padat merayap," kata Kapolres.

Kapolres mengimbau agar masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera memesan melalui aplikasi Ferizy.

"Kami mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar membeli tiket melalui aplikasi yang disediakan, yaitu Ferizy," imbuhnya.

Selain itu pada pukul 00.00 WIB, arus mudik dari kendaraan golongan roda dua (sepeda motor) dan truk dari golongan IV telah dialihkan ke Pelabuhan Pelindo Dua, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

"Untuk golongan roda dua dan golongan roda enam ke atas sudah melalui Pelabuhan Ciwandan," pungkasnya.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill