Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com- Perusahaan pengembang perumahan cluster Mulia Gading Kencana (MGK) PT Infiniti Triniti Jaya (ITJ) menyalurkan bantuan paket sembako kepada ratusan warga Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin, 1 April 2024.
General Manager PT ITJ Halbert Kurniadi mengatakan, penyaluran bantuan paket sembako ini merupakan inisiatif Kepala Desa Cijeruk Ahmad Rosadi yang difasilitasi perusahaan Infiniti Realty.

Lebih lanjut, Halbert menyebut, sebanyak 250 paket sembako tercatat telah berhasil dibagikan kepada mayoritas kalangan ekonomi kurang mampu di Desa Cijeruk.
"Bantuan paket sembako ini dinilai cukup membantu meringankan beban mereka khususnya selama bulan suci Ramadan," ujar Halbert.
Adapun paket bantuan sembako yang diberikan meliputi sirup, beras, minyak goreng, dan gula.
Sementara itu, Unah, 45, salah satu warga penerima bantuan paket sembako menyampaikan rasa terima kasih atas penyaluran bantuan tersebut.
"Pemberian ini sangat bermanfaat buat kami , terlebih di bulan puasa ini," ucapnya.
Sebagai tambahan, Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) berlokasi di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Sekitar 2.000 unit rumah bersubsidi direncanakan akan dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), guna mendukung Program Sejuta Rumah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews