Connect With Us

Dukung Usaha Ternak, PLN Sambung Listrik Kandang Ayam di Lebak Banten 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 8 Mei 2024 | 20:18

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan melakukan penyambungan listrik di kandang ayam milik Topik Sumantri di Kampung Tegalsari, Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu, 8 Mei 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali meluncurkan program Electrifying Agriculture (EA) untuk para pelaku usaha peternak ayam di Kabupaten Lebak. 

Melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan, kandang ayam milik Topik Sumantri di Kampung Tegalsari, Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu, 8 Mei 2024.

Kandang milik Topik kini telah berhasil tersambung dengan daya listrik sebesar 147.000 volt-ampere (VA).

Saat ini, sudah ada 64 pelanggan peternakan ayam di Kabupaten Lebak dengan total daya tersambung mencapai 11.783.200 VA. 

Penyambungan listrik ini dilakukan guna menjaga suhu tubuh ayam sebagai kunci keberhasilan dalam mengelola peternakan, khususnya ternak ayam.

Pengusaha Ternak Ayam, Topik Sumantri sendiri menyatakan, dirinya mendapat rekomendasi dari peternak senior untuk menggunakan listrik dari PLN daripada mengandalkan genset lantaran lebih efisien dan andal.

Topik mengaku menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk proses permohonan dan pembayaran. Tak butuh waktu lama, listrik di usah ternak miliknya sudah menyala. 

"Prosesnya cepat, mudah, dan praktis. Saya terkejut bahwa dua minggu sejak saya melakukan pembayaran listrik sudah menyala," ungkapnya.

Assistant Manager Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Banten Selatan Santi Sopiani mengatakan, kepuasan pelanggan adalah prioritas utama terkait Program EA. Ia berkomitmen untuk terus mensosialisasikan program ini kepada para stakeholder agar peternak dan petani dapat mengurangi biaya operasionalnya, terutama yang masih menggunakan genset.

Sementara itu, General Manager PLN UID Banten Abdul Mukhlis menjelaskan, Program EA tidak hanya mengoptimalkan biaya produksi bagi petani, tetapi juga membantu mengurangi emisi yang dihasilkan oleh genset. 

Untuk itu, ia mendorong seluruh personel PLN UID Banten untuk mempercepat penyambungan listrik di sektor peternakan dan pertanian. Mukhlis juga mengapresiasi peran Srikandi PLN dalam program ini.

"Dan untuk para Srikandi seperti bu Santi Sopiani dan lainnya saya harap terus dapat meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat," pungkasnya.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill