Connect With Us

Survei: Gen Z di Banten Kurang Produktif

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 30 Agustus 2024 | 09:12

Ilustrasi anak remaja. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa jumlah penduduk usia 15-24 tahun di Indonesia yang tidak sedang sekolah, bekerja, atau mengikuti pelatihan masih sangat tinggi. 

Angka ini mencapai lebih dari 16% dari total penduduk Indonesia. Seperti diketahui, Gen Z merupakan kelompok yang lahir antara 1997-2012 dilansir dari CNBC Indonesia.

Pada tahun 2023, BPS mencatat bahwa persentase penduduk muda Indonesia yang tidak terlibat dalam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan sebesar 22,25%, sedikit menurun dibandingkan dengan 23,22% pada tahun 2022. 

Namun, penurunan ini belum cukup signifikan untuk mengatasi masalah produktivitas di kalangan Gen Z.

Tahun 2023, jumlah penduduk muda Indonesia yang berusia 15-24 tahun mencapai 44,47 juta, sekitar 16% dari total penduduk. Dari jumlah ini, lebih dari 10 juta orang tidak terlibat dalam kegiatan yang produktif seperti sekolah, pekerjaan, atau pelatihan. 

Ironisnya, Gen Z merupakan generasi yang secara teknis sangat melek huruf dengan tingkat literasi mencapai 99,98%.

Dalam survei tersebut, 34 provinsi di Indonesia menunjukkan tingginya persentase penduduk muda yang tidak produktif, dengan wilayah timur Indonesia menempati posisi tertinggi. 

Provinsi Maluku berada di peringkat pertama dengan 35,38% Gen Z yang tidak produktif, diikuti oleh Sulawesi Utara (30,73%) dan Maluku Utara (29,71%). Aceh menempati posisi keempat dengan 29,02%, dan Banten di urutan kelima dengan 28,80%.

Meskipun Banten dan Jawa Barat dekat dengan pusat aktivitas di Jakarta, keduanya masih masuk dalam daftar 10 besar provinsi dengan Gen Z yang kurang produktif. 

Di sisi lain, DKI Jakarta yang identik dengan modernitas dan aktivitas tinggi, mencatatkan persentase Gen Z yang tidak produktif sebesar 15,49%, berada di urutan ke-31 dari 34 provinsi.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa perlu ada upaya lebih lanjut untuk melibatkan Gen Z dalam pendidikan, pekerjaan, dan pelatihan agar dapat mengurangi angka ketidakproduktifan di kalangan generasi muda.

KOTA TANGERANG
3 Siswa SMK Yadika Ciledug Kejar 2 Pelajar SMP Pakai Sajam hingga Tewas Tabrak Trotoar

3 Siswa SMK Yadika Ciledug Kejar 2 Pelajar SMP Pakai Sajam hingga Tewas Tabrak Trotoar

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:55

Peristiwa naas menimpa dua orang pelajar yang tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan Sutera Utama, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat 9 Oktober 2026, sore.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill