Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari
Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025, para Srikandi PLN UID Banten berpartisipasi aktif dalam Apel Bulan K3 Nasional yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas SDM dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) untuk Meningkatkan Produktivitas.”
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh unit kerja PLN UID Banten pada Jumat, 10 Januari 2025, pagi.
General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin mengatakan, Bulan K3 Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja.
"Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat mencapai visi bersama, Zero Harm dan Zero Loss," ujarnya.
Menurut Andy Acha, keberhasilan budaya K3 memerlukan kolaborasi, kepatuhan pada prosedur, evaluasi risiko berkala, serta tindakan pencegahan yang cepat dan tepat. Hal ini menjadi dasar bagi PLN untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Ketua Srikandi PLN UID Banten Anis Lathifa Widya menambahkan perempuan memiliki peran penting dalam mendukung implementasi budaya K3.
Ia menyampaikan, para Srikandi PLN berkomitmen untuk tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga memastikan lingkungan kerja yang aman bagi semua rekan kerja.
"Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan peduli serta saling mendukung, kita dapat menciptakan budaya K3 yang kuat di PLN," tutupnya.
Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews