Connect With Us

PLN Banten Gencarkan Sosialisasi Program Diskon Tarif Listrik 50 Persen

Fahrul Dwi Putra | Senin, 13 Januari 2025 | 15:55

PLN UID Banten sosialisasikan program diskon tarif listrik 50 persen dalam kegiatan CFD. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai program stimulus ekonomi berupa Diskon Tarif Listrik 50% dan Promo Tambah Daya 50%. 

Sosialisasi ini dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti Car Free Day (CFD), pemberitaan di media massa, dan talk show di radio lokal. Tujuannya adalah memastikan masyarakat memahami program ini dan dapat memanfaatkannya dengan optimal.  

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin menjelaskan, langkah ini adalah bagian dari komitmen PLN untuk mendukung kebijakan pemerintah dan membantu meringankan beban masyarakat. 

"Dengan sistem layanan PLN yang telah terdigitalisasi, pelanggan bisa menikmati manfaat program tanpa proses yang rumit," kata Andy Acha.

Program Diskon Tarif Listrik 50% berlaku untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA. Sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024, diskon ini diberikan secara otomatis sejak 1 Januari hingga 28 Februari 2025. 

Adapun pelanggan pascabayar mendapatkan potongan langsung pada tagihan bulanan, sedangkan pelanggan prabayar hanya perlu membeli token dengan harga setengah dari nominal biasanya untuk mendapatkan jumlah energi yang sama.  

Selain itu, Promo Tambah Daya 50% berlaku bagi pelanggan 1 fasa yang ingin meningkatkan daya ke 900 VA hingga 7.700 VA. Program ini berlangsung hingga 15 Januari 2025 dan dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile.  

Berbagai upaya dilakukan PLN UID Banten untuk menyosialisasikan program ini. Salah satunya adalah membuka booth informasi di lokasi CFD seperti Alun-alun Kota Serang dan Pusat Pemerintahan Tigaraksa. 

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkonsultasi langsung dengan petugas PLN. Pemberitaan di media dan talk show di radio lokal juga membantu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan informasi.  

Fahad, seorang pelaku usaha kecil di Serang, menyambut baik program Diskon Tarif Listrik 50%. Ia merasa terbantu karena tagihan listrik menjadi lebih ringan, apalagi informasi yang disampaikan saat CFD sangat jelas. 

"Ini sangat membantu usaha kecil seperti saya. Tagihan jadi lebih ringan, dan informasi yang saya dapatkan dari acara CFD sangat jelas," ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Siti, seorang ibu rumah tangga asal Pandeglang, yang memanfaatkan Promo Tambah Daya 50% setelah mengetahui informasi dari talk show radio.  

"Dari talk show di radio saya tahu ada promo ini. Prosesnya cepat dan sangat praktis lewat PLN Mobile. _Alhamdulillah_, listrik di rumah jadi lebih andal. Terima kasih PLN," tukasnya.

KAB. TANGERANG
Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:48

Seorang pria yang berprofesi pegawai bank keliling berinisial, PG, 25, menjadi korban penyekapan hingga penganiayaan yang dilakukan lima orang rekan kerjanya, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill