Connect With Us

Musim Hujan, PLN UID Banten Imbau Masyarakat Lapor ke Aplikasi Jika Alami Gangguan Listrik

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 30 Januari 2025 | 10:51

PLN UID Banten melakukan upaya persiapan menghadapi musim hujan terkait pelayanan kelistrikan (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Menghadapi cuaca ekstrem dan intensitas hujan yang tinggi di berbagai wilayah Banten, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengingatkan pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna melaporkan gangguan kelistrikan.  

General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin alias Andy Acha mengatakan, kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali menyebabkan gangguan listrik. 

Oleh karena itu, PLN memastikan layanan pengaduan melalui PLN Mobile tetap tersedia selama 24 jam, sehingga pelanggan bisa mendapatkan respons cepat tanpa harus datang langsung ke kantor PLN.  

"Kami memastikan layanan pengaduan melalui PLN Mobile tetap beroperasi 24 Jam. Pelanggan tidak perlu repot datang ke kantor PLN atau mencari kontak petugas," ujar Andy Acha.  

Melalui PLN Mobile, pelanggan untuk mengajukan laporan secara langsung dan memantau perkembangan penanganan secara real-time. Setiap laporan yang masuk akan segera diteruskan ke petugas, dan jika diperlukan informasi tambahan, pelanggan akan dihubungi langsung oleh tim PLN.  

Selain itu, Andy Acha menegaskan, seluruh layanan pengaduan bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apa pun. Ia juga mengingatkan pelanggan untuk tidak memberikan uang tip atau biaya tambahan kepada petugas PLN yang datang ke lokasi.  

"Pelayanan kami bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan PLN Mobile dengan baik dan melaporkan jika ada petugas yang meminta imbalan," tegasnya.  

Untuk mengantisipasi potensi gangguan selama musim hujan, PLN UID Banten telah menyiapkan tim siaga dan peralatan pendukung guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil.  

Adapun aplikasi PLN Mobile, yang tersedia secara gratis di Google Play Store dan App Store. 

Cara Melakukan Pengaduan di Aplikasi PLN Mobile 

  1. Buka aplikasi PLN Mobile, lalu pilih menu "Pengaduan";
  2. Pilih jenis pengaduan gangguan yang dialami (jenis gangguan dapat diubah sebelum memilih ID Pelanggan/No. Meter);
  3. Pilih ID Pelanggan/No. Meter yang terdaftar pada akun PLN Mobile, atau masukkan ID Pelanggan/No. Meter secara manual jika belum terdaftar;
  4. Tekan "KONFIRMASI";
  5. Pilih “YA” apabila data yang dimasukkan sudah sesuai;
  6. Masukkan deskripsi laporan serta foto pendukung untuk mempermudah penanganan;
  7. Pilih "KIRIM PENGADUAN"; dan
  8. Pelanggan akan menerima Nomor Laporan dengan format: Gxxxxx. Pilih “OK” untuk mengirim laporan ke pihak terkait. Data pengaduan akan tersimpan di halaman Riwayat Pengaduan.
SPORT
Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Carlos Pena Racik Skuad Baru Demi Ketajaman Lini Depan Persita di BRI Super League 2026/2027

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:20

Persita Tangerang resmi memperkenalkan jajaran pelatih dan skuad terbarunya untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill