Connect With Us

PLN Pastikan Suplai Listrik Andal untuk Program Makan Bergizi Gratis

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 26 Januari 2025 | 20:59

Ilustrasi PLN menjaga keandalan listrik untuk membantu program pemerintah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) berkomitmen mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia dengan menyediakan pasokan listrik yang andal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Oleh karena itu, memastikan suplai listrik tetap terjaga di 238 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 31 provinsi, dengan total kebutuhan daya lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA).  

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa perusahaan BUMN memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

Menurutnya, sinergi lintas sektor seperti kontribusi aktif BUMN, menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo untuk menciptakan generasi unggul yang sehat dan berdaya saing. 

"Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor termasuk kontribusi aktif BUMN dalam program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan BUMN memiliki peran strategis sesuai bidangnya," ujarnya.

Erick juga meminta PLN untuk memastikan infrastruktur listrik yang andal tersedia di seluruh titik SPPG atau Dapur MBG, termasuk di daerah terpencil, guna memastikan kelancaran program Makan Bergizi Gratis.  

Untuk mengoordinasikan peran BUMN yang terlibat dalam program ini, Kementerian BUMN bersama Badan Gizi Nasional akan membentuk Project Management Office (PMO). 

Langkah ini bertujuan memperluas cakupan penerima manfaat serta memastikan distribusi program berjalan efektif.  

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya PLN siap mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab atas infrastruktur kelistrikan nasional, PLN memastikan seluruh unitnya telah menyiapkan pasokan listrik yang stabil di setiap titik, mulai dari fasilitas produksi makanan bergizi, penyimpanan, hingga lokasi distribusi.  

"Seluruh petugas kami sudah memastikan keandalan listrik di setiap titik, baik itu di fasilitas produksi makanan bergizi, fasilitas penyimpanan hingga lokasi distribusi," katanya.

PLN juga menjamin ketersediaan listrik di lokasi-lokasi SPPG atau Dapur MBG dengan memastikan infrastruktur kelistrikan yang optimal. Proyeksi beban puncak nasional pada 2025 diperkirakan mencapai 50,1 Gigawatt (GW), sementara daya mampu pasok mencapai 52,9 GW, sehingga kondisi kelistrikan nasional masih dalam kondisi aman.  

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill