Connect With Us

IRT Mendulang Cuan dari Bisnis Kue dan Parsel di Tangerang

Nur Fitriani | Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:15

Lia Putro, pemilik usaha dapurAmih di Tangerang. (dok pribadi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita yang sudah menjadi istri kemudian menjadi ibu rumah tangga (IRT), bukan berarti tidak bisa mendapatkan penghasilan tambahan. 

Karena pada kenyataannya, banyak peluang bisnis yang bisa dilakukan ibu rumah tangga tanpa harus meninggalkan rumah dan kewajibannya. 

Bisnis bagi beberapa ibu rumah tangga dapat dilakukan untuk menyalurkan hobi maupun mengisi waktu luang, karena pekerjaan utama mereka tetaplah mengurus anak-anak dan suami. 

Akan tetapi dengan menjalankan bisnis yang dianggap sebagai pekerjaan sampingan tersebut, tidak sedikit pula ibu-ibu rumah tangga yang akhirnya menjadi sukses.

Itulah yang dilakukan Lia Putro, pemilik usaha dapurAmih di Tangerang. Ibu dua anak ini mendulang cuan dari bisnis kue dan parsel yang dijalaninya di sela-sela kesibukannya sebagai IRT.

"Awalnya saya dari Bogor terus pindah ke Tangerang, karena ikut suami tugasnya di sini. Karena pindahan enggak tahu beli makanan yang enak di mana, akhirnya sering bereksperimen di dapur,” kata Lia kepada TangerangNews, Kamis, 27 Oktober 2022.

Baca juga: Peringati Hari Jadi ke-24 di SMS Tangerang, Herbalife Tawarkan Milenial Peluang Usaha

Wanita berhijab yang akrab disapa Amih Attar ini kemudian membuat kue, lalu dibagikan kepada tetangganya. Ia pun mendapatkan respons baik dan positif dari tetangganya yang mencicipi kuenya.

“Alhamdulillah, dari situ banyak yang minta open pre order,” jelas Lia.

Karena Lia sering mendapatkan pesanan, dengan modal yang cukup, keyakinan dan tekad yang besar. Sedikit demi sedikit dan perlahan, mampu mengantarkan Lia untuk memulai usaha.

Lia berani mencoba meskipun ada tetangga yang memesan kue yang belum pernah ia buat sebelumnya. Menurutnya, proses yang dia dapat tidak mudah sering mengalami trial and error, tetapi konsumen tetap menyukainya.

“Alhamdulillah respons mereka selalu positif. Dari situlah yang menguatkan dan membuat saya yakin untuk bisa terus jualan kue sampai sekarang,” ujarnya.

Dapur Amih yang beralamatkan di Cluster Udayana, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, kini sudah berjalan lima tahun, dukungan dari keluarga dan konsumen yang setia dengan citarasa kue buatannya. 

Dengan modal smartphone dan sosial media yang membuat usaha ini semakin sukses dan dikenal. Meskipun ada kendala terkait kru dapurnya, Lia harus benar-benar memilih calon karyawannya yang sanggup mengikuti prosedur yang ia miliki. 

Saat banyak pesanan yang masuk dan Lia tidak sanggup mengerjakannya sendiri, dia berinisiatif mengajak tetangga untuk membantunya. Sekarang Lia patut bersyukur karena saat ini usahanya sudah terbantu oleh satu orang karyawan lepas.

Wanita lulusan salah satu institut di Bogor ini dulunya mengambil jurusan pangan dan gizi. Ilmu memasaknya ini didapat secara otodidak karena sering mencoba membuat kue dan menjual produk yang jarang ada ditemui di tempat lain.

Lihat juga: Pamerkan Produk di Trade Expo Indonesia 2022, Kota Tangerang Siap Ramaikan Pasar Global

Lia memilih berbisnis makanan karena mengingat pesan yang disampaikan salah satu dosennya, "bahwa berbisnis di dunia pangan, tidak akan pernah ada matinya. Sebab setiap orang selalu membutuhkan makanan, asalkan dapat terus berinovasi sehingga usahanya dapat berkembang".

Meskipun banyak yang memasarkan makanan dan kue yang sama dengannya, Lia mencoba untuk mengembangkan usahanya lagi dengan menerima paket hantaran parsel.

“Alhamdulillah, sampai saat ini Allah berikan kemudahan untuk memasarkan produk saya,” ungkap Lia.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

KOTA TANGERANG
Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Pengelolaan Sampah Masih Rendah, KLH Minta Pemkot Tangerang Genjot Pemanfaatan RDF

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:23

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memberikan evaluasi terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPA Rawa Kucing yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill