Connect With Us

PLN Raih Dua Penghargaan Anugerah ESG Republika 2024

Fahrul Dwi Putra | Senin, 23 September 2024 | 15:02

PT PLN (Persero) menyabet dua penghargaan dalam Anugerah ESG Republika 2024 yang digelar pada Kamis, 19 September 2024, di Jakarta. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) meraih dua penghargaan dalam Anugerah ESG Republika 2024 yang digelar pada Kamis, 19 September 2024, di Jakarta. 

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap PLN dalam menjalankan bisnis yang mengutamakan kelestarian lingkungan, kesejahteraan sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik.

Dua penghargaan yang diraih PLN ialah Emission Reduction Effort untuk kategori Environmental atas keberhasilan PLN dalam menciptakan inovasi penyediaan listrik hijau bagi sektor bisnis dan industri melalui produk unggulannya, Renewable Energy Certificate (REC).

Lalu, Inclusion Empowerment and Women's Empowerment Programs untuk kategori Social, melalui Srikandi Movemen, pegawai perempuan PLN di seluruh Indonesia berkontribusi aktif dalam isu sosial dan lingkungan, sekaligus meningkatkan peran perempuan di sektor ketenagalistrikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) merupakan keharusan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan guna menjaga bumi dari perubahan iklim. 

Ia juga meminta agar terus dilakukan upaya percepatan energi baru terbarukan (EBT) untuk mereduksi emisi karbon di sektor energi.

"Hilirisasi yang berkeadilan itu adalah bagaimana menjaga keberlangsungan dari pada lingkungan dan masyarakat setempat. Ini yang akan menjadi fokus kita ke depan," tambah Balil.

Direktur Republika Nur Hasan Murtiadji menambahkan, praktik ESG penting bagi perusahaan untuk mendukung keberlanjutan ekonomi. 

Dengan penghargaan ini, diharapkan semakin banyak perusahaan di Indonesia yang mengadopsi taktik bisnis berkelanjutan yang ramah lingkungan.

"Tentunya perusahaan atau lembaga institusi korporasi diharapkan termotivasi dan mengadopsi taktik bisnis yang berkelanjutan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan ramah lingkungan," ucapnya.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim PLN dalam mengedepankan keberlanjutan dalam setiap proses bisnis.

Haryadi menyebut tugas PLN bukan hanya mengalirkan listrik, tetapi juga menjaga lingkungan dari perubahan iklim dengan menyalurkan listrik yang andal, terjangkau, dan ramah lingkungan.

"Lebih dari itu, saat ini tugas kami adalah ikut menjaga lingkungan dari ancaman perubahan iklim lewat penyaluran listrik andal, terjangkau dan ramah lingkungan," kata Haryadi mewakili Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Pemkot Tangsel Berpacu dengan Waktu Bangun Venue Porprov VII Banten

Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:44

Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill