Connect With Us

Maia Estianty, Curhat Mulan hanya Hancurkan Psikologis

EYD | Minggu, 20 Desember 2015 | 07:01

Maia beserta putranya Al Ghazali (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Maia Estanty telah berulang kali memberikan tanggapannya mengenai video tentang curhat Mulan Jameela di YouTube beberapa waktu lalu. Maia hanya menyesali tindakan Mulan tersebut.

Keluhan Maia disini tak lain imbas dari tayangan video tersebut, di mana bisa menghancurkan psikologi ketiga anaknya, Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani. “Saya pikir dia (Mulan) egois. Seharusnya dia mikir saat berbuat seperti itu. Dia menghancurkan psikologis ketiga anak saya. Kenapa baru kepikiran sekarang,” kata Maia.

Maia hanya bisa melontarkan itu, karena dia memiliki sikap tersendiri. Bagi Maia, memaafkan adalah dengan tidak mengganggu kehidupan Mulan dan Ahmad Dhani. “Saya cukup tahu dan memilih mundur saat mereka ketahuan selingkuh antara 2005 dan 2006,” pungkasnya.

TagsHiburan
BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

BANDARA
Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:47

Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill