Connect With Us

Tanggul Retak, Warga Kresek Tangerang Kebanjiran

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 Januari 2014 | 20:20

Banjir di Desa Pasir Bolang Tigaraksa (Jangkar / TangerangNews)



TANGERANGNEWS.com-Warga di Desa Koper, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang terendam banjir kediamannya, Kamis (23/1). Diduga banjir terjadi karena tanggul di desa tersebut retak.
Ketua Tagana Kabupaten Tangerang Endin Haryadi mengatakan, dua desa yang terkena banjir tersebut yakni Desa Pasir Ampo dan Desa Koper.

"Air disebabkan meluapnya dari rembesan tanggul yang retak," ujar Endin Haryadi.

Menurut Endin, banjir ditengarai melubernya air dari bibir sungai Cidurian yang di Desa tersebut. "Didekat bibir sungai tersebut air cukup tinggi sekitar 1,5 meter," katanya.

Salah seorang warga setempat,  Saefudin mengatakan, air mulai menggenangi Desa Koper dan Desa Pasir Ampo. "Kini jalan dan akses jalan di dua desa sudah terputus," tandasnya. (RAZ)

WISATA
Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Festival Cisadane 2026 Pecahkan Rekor Hampir 140 Ribu Pengunjung, Dongkrak Perputaran Uang Rp10,63 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 | 10:06

Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill