Connect With Us

Rampok Modus Kempes Ban Nasabah BCA Digulung di Tangerang

Mohamad Romli | Jumat, 5 Mei 2017 | 15:00

Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto saat ungkap kasus perampasan dengan modus kempes ban di Polsek Kelapa Dua, Jumat (05/5/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Pelaku perampokan dengan modus kempes ban Nasabah BCA diringkus aparat Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.  Korban diketahui bernama Yos Nasabah BCA dirampok di Jalan Raya Legok.

Sedangkan pelaku diketahui berinisial R merupakan warga Kampung Kepala Curup, Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang, Kebupaten Rejang Leboh, Bengkulu. Dia ditangkap karena apes. Ketika melakukan perampokan, begitu masuk ke dalam mobil korban. Sang istri korban berada di dalam mobil.

"Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP  dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," ujar Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widiyanto di Polsek Kelapa Dua, Jumat (05/5/2017).

Adapun kronologis perampokan tersebut menurut Kapolres,  korban sudah dibuntuti pelaku sejak dari bank BCA Gading Serpong.
Kemudian saat korban keluar dari mobilnya di Jalan Raya Legok, Kelapa Dua, tepatnya di depan bengkel Jaya Agung Motor karena bannya kempes. Pelaku masuk ke mobil tersebut dan mengambil tas korban.

Namun istri korban yang berada di dalam mobil,  berteriak sambil membunyikan klakson.  Korban pun spontan mengejar pelaku yang sudah duduk dimotor dengan posisi dibonceng,

Namun, korban berhasil meraih baju pelaku dan terjatuh dari motor. Pelaku berhasil ditangkap oleh korban dan warga sekitar. Namun komplotannya  berhasil melarikan diri.

Pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Kelapa Dua."Barang bukti yang diamankan adalah satu  tas selempang warna hitam merek Jack Nicklaus. Satu  ban mobil berikut velg berlogo Toyota dalam keadaan kempes. Serta satu  plat nomor motor dengan nomor polisi B-6162-ZII," tandasnya.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

KOTA TANGERANG
Ada Diskon PBB dan BPHTB Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang, Berlaku Sampai 21 Maret

Ada Diskon PBB dan BPHTB Spesial HUT ke-33 Kota Tangerang, Berlaku Sampai 21 Maret

Selasa, 20 Januari 2026 | 18:52

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang kembali meluncurkan program diskon dan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill