Connect With Us

Ribuan Anak Tangerang Rayakan Hari Anak Dengan Lomba Mewarnai

Mohamad Romli | Kamis, 7 September 2017 | 16:00

Kegiatan Lomba Mewarnai di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kamis (7/9/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 3.000 anak dari berbagai lembaga pendidikan usia dini (PAUD) di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, mengikuti lomba mewarnai yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang, di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kamis (7/9/2017). Lomba tersebut dihelat untuk memperingati Hari Anak Nasional 2017.

Anak-anak yang datang didampingi orang tuanya tersebut sejak pagi sudah memadati gedung GSG serta tenda yang disediakan oleh pihak panitia. Mereka pun tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Selain itu, tampak pula ratusan anak-anak dari berbagai sekolah tingkat SLTP dan SLTA yang tergabung dalam Forum Anak Tangerang menghadiri kegiatan tersebut. Mereka tampak serius menyimak pemaparan materi dari Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait serta Dik Doank dari Komunitas Kandank Jurank. BACA JUGA : Dinkes Kota Tangerang Targetkan 474 Ribu Anak Imunisasi MR

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang, Deden Sumantri mengatakan, saat ini Pemkab Tangerang sedang berusaha mewujudkan kota layak anak.

"Salah satunya dengan hadirnya dinas yang menaungi masalah perempuan dan anak yang terpisah dengan urusan lain, kalau di daerah lain masih ada yang belum terpisah," ujarnya.

Sehingga, kegiatan ini difokuskan untuk membangkitkan partisipasi anak dalam upaya perlindungan terhadap anak.

"Sudah terbentuk juga Forum Anak Kabupaten Tangerang, baik ditingkat Kabupaten Tangerang maupun di Kecamatan," tambahnya.

Upaya tersebut juga menurutnya sebagai langkah untuk meminilisir terjadinya kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tangerang. BACA JUGA : Antusiasme Anak-anak Menjelajah Ruang Angkasa di Planetarium Bandara Soekarno-Hatta

"Anak-anak yang menjadi relawan tersebut sudah kami bekali pengetahuan, mereka akan membantu kami dalam upaya menekan kasus kekerasan terhadap anak," tandasnya.(RAZ)

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:45

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan rangkaian promo All You Can Eat (AYCE) yang dapat dinikmati mulai siang hingga malam hari.

WISATA
8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46

Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill