Dinkes Kota Tangerang Temukan 5 Kasus Kesehatan Paling Banyak pada Anak Sekolah
Jumat, 4 September 2026 | 13:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TANGERANGNEWS.com-Wakapolresta Tangerang AKBP Komarudin mengumpulkan seluruh calon kepala desa (kades) dari dua kecamatan yakni Kecamatan Sindang Jaya dan Kecamatan Pasar Kemis. Para calon kades itu dikumpulkan di Aula Lavon Perumahan Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/10/2019).
Komarudin mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai bagian silaturahmi antara aparat keamanan dengan para kontestan pemilihan kades. Dalam pertemuan itu, kata dia, terjadi diskusi dan tukar pikiran seputar usaha-usaha menciptakan pemilihan kades yang aman, damai, dan jujur.

"Kami juga melakukan inventarisasi potensi permasalahan di masing-masing desa yang akan menggelar Pilkades," kata Komarudin.
Dia menyampaikan, ancaman gesekkan serta perpecahan akan selalu ada dalam momen politik. Untuk itulah, kata dia, seluruh komponen harus kompak mencegah hal-hal negatif dari proses demokrasi itu terjadi.
Baca Juga :
Komarudin menambahkan, para calon kades diberi pesan moril bahwa menjaga persatuan dan keamanan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan. Dia pun mengajak calon kades untuk melaksanakan Pilkades dengan penuh kejujuran.
"Karena kami, TNI dan Polri siap mengamankan," ujarnya.
Komarudin menegaskan, tidak akan menolerir bagi orang atau kelompok yang mencoba membuat kekacauan ataupun gesekan pada saat pilkades. Dia memastikan, akan melakukan penegakkan hukum.
"Kalau memang hasilnya kalah harus legowo terima kekalahan dengan baik," kata dia.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperluas pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak usia sekolah.
TODAY TAGPT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews