Connect With Us

Polresta Tangerang: Pengacau di Pilkades Akan Ditindak

Maya Sahurina | Kamis, 24 Oktober 2019 | 18:40

Polresta Tangerang menggelar kegiatan silaturahmi dengan para calon kepala desa (kades) dari Kecamatan Sindang Jaya dan Kecamatan Pasar Kemis di Aula Lavon Perumahan Suvarna Sutera, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/10/2019). (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Wakapolresta Tangerang AKBP Komarudin mengumpulkan seluruh calon kepala desa (kades) dari dua kecamatan yakni Kecamatan Sindang Jaya dan Kecamatan Pasar Kemis. Para calon kades itu dikumpulkan di Aula Lavon Perumahan Suvarna Sutera, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/10/2019).

Komarudin mengatakan, kegiatan itu digelar sebagai bagian silaturahmi antara aparat keamanan dengan para kontestan pemilihan kades. Dalam pertemuan itu, kata dia, terjadi diskusi dan tukar pikiran seputar usaha-usaha menciptakan pemilihan kades yang aman, damai, dan jujur.

Wakapolresta Tangerang AKBP Komarudin.

"Kami juga melakukan inventarisasi potensi permasalahan di masing-masing desa yang akan menggelar Pilkades," kata Komarudin.

Dia menyampaikan, ancaman gesekkan serta perpecahan akan selalu ada dalam momen politik. Untuk itulah, kata dia, seluruh komponen harus kompak mencegah hal-hal negatif dari proses demokrasi itu terjadi.

Baca Juga :

Komarudin menambahkan, para calon kades diberi pesan moril bahwa menjaga persatuan dan keamanan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan. Dia pun mengajak calon kades untuk melaksanakan Pilkades dengan penuh kejujuran.

"Karena kami, TNI dan Polri siap mengamankan," ujarnya.

Komarudin menegaskan, tidak akan menolerir bagi orang atau kelompok yang mencoba membuat kekacauan ataupun gesekan pada saat pilkades. Dia memastikan, akan melakukan penegakkan hukum.

"Kalau memang hasilnya kalah harus legowo terima kekalahan dengan baik," kata dia.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

TANGSEL
Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Cegah ASN Lakukan Fraud, Pemkot Tangsel Perkuat Transparansi Lewat NGORBIT

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:30

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) memperketat pengawasan internal dan tata kelola birokrasi guna mencegah potensi kecurangan (fraud) di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill