Connect With Us

Buruh Kembali Demo, Jalan Raya Serang Macet

Maya Sahurina | Kamis, 5 Desember 2019 | 12:18

Ratusan buruh dari DPC K-SPSI Kabupaten Tangerang Citra Raya dan Aliansi Rakyat Tangerang Raya, Konvoi aksi menggunakan kendaraan roa dua , Kamis (5/12/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan buruh dari DPC K-SPSI Kabupaten Tangerang Citra Raya dan Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Altar) kembali turun ke jalan, Kamis (5/12/2019).

Konvoi aksi menggunakan kendaraan roda dua tersebut bergerak di Jalan Raya Serang. Barisan massa buruh itu pun membuat lalu lintas macet.

BACA JUGA:

Kemacetan terpantau sejak sebelum lampu merah tigaraksa. Massa buruh yang berjalan merayap membuat arus lalu lintas di belakangnya tersendat.

"Kawan-kawan, kemacetan sudah sampai Cimone. Inilah akibatnya kalau UMSK (upah minimum sektoral kabupaten) mau diturunkan," ujar seorang orator dari atas mobil komando.

Pergerakan massa buruh itu dikabarkan akan menuju ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang di Balaraja. 

Terpantau juga, aksi itu dikawal ketat petugas keamanan dari kepolisian dan TNI. 

Dibeberapa titik lokasi juga disiagakan mobil pengurai massa. Sementara, pabrik-pabrik di sepanjang Jalan Raya Serang dijaga ketat petugas.(MRI/RGI)

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill