Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan buruh dari DPC K-SPSI Kabupaten Tangerang Citra Raya dan Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Altar) kembali turun ke jalan, Kamis (5/12/2019).
Konvoi aksi menggunakan kendaraan roda dua tersebut bergerak di Jalan Raya Serang. Barisan massa buruh itu pun membuat lalu lintas macet.
BACA JUGA:
Kemacetan terpantau sejak sebelum lampu merah tigaraksa. Massa buruh yang berjalan merayap membuat arus lalu lintas di belakangnya tersendat.
"Kawan-kawan, kemacetan sudah sampai Cimone. Inilah akibatnya kalau UMSK (upah minimum sektoral kabupaten) mau diturunkan," ujar seorang orator dari atas mobil komando.

Pergerakan massa buruh itu dikabarkan akan menuju ke kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang di Balaraja.
Terpantau juga, aksi itu dikawal ketat petugas keamanan dari kepolisian dan TNI.
Dibeberapa titik lokasi juga disiagakan mobil pengurai massa. Sementara, pabrik-pabrik di sepanjang Jalan Raya Serang dijaga ketat petugas.(MRI/RGI)
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews