Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi meninjau operasional Kampung Tangguh Lawan COVID-19 di RW 14, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (19/6/2020). Kegiatan itu dilaksanakan Ade usai melaksanakan salat Jumat Keliling (jumling) di masjid setempat.
“Operasional Kampung Tangguh Nusantara sudah berjalan dengan baik,” kata Ade yang didampingi unsur Muspika Pasar Kemis.
Ade menerangkan, indikator Kampung Tangguh Nusantara berjalan dengan baik adalah adanya kesadaran kolektif dari masyarakat mulai dari gugus tugas, ketua RT, ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga level kepala keluarga. Di setiap rumah, kata Ade, sudah terpasang leaflet imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan.
“Imbauan juga dapat dilihat dari cukup banyaknya spanduk yang isinya mengajak untuk menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ujarnya.
Ade menambahkan, keberadaan Kampung Tangguh dapat mendorong ketangguhan sumber daya manusia, ekonomi, keamanan, dan basis data. Sehingga upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan berjalan dengan sistematis.
Ade mengaku akan terus melakukan pemantauan di berbagai wilayah guna memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik. Dia juga berharap, di seluruh kecamatan atau desa/kelurahan di Kabupaten Tangerang terbentuk kampung tangguh.
“Dengan adanya kampung tangguh, semua masyarakat bergotong-royong melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan dalam rnagka pencegahan penyebaran penyakit COVID-19,” pungkasnya. (RMI/RAC)
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGAjang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tidak hanya menyajikan pameran dan hiburan seru, tetapi juga menjadi ladang keberuntungan bagi para pengunjung.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews