Connect With Us

Polisi Buru Begal Bacok Pemotor di Pagedangan Tangerang

Rachman Deniansyah | Senin, 4 Oktober 2021 | 14:20

Kaki korban yang berlumuran darah akibat bacokan senjata tajam jenis celurit. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian mulai melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang diduga telah melakukan aksi pembegalan terhadap sepasang muda-mudi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu, 3 Oktober 2021 malam. 

Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Pagedangan Iptu Hambali membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, Jajaran Unit Reskrim Polsek Pagedangan pun tengah melakukan penyelidikan. 

"Benar. Lagi diselidiki. Kronologinya lagi pacaran lah, tiba-tiba datang diambil HP-nya, gitu aja," kata Hambali pada Senin, 4 Oktober 2021.

Diduga pelaku berjumlah dua orang. Masing-masing memiliki peran yang berbeda. Namun sayang, kedua pelaku itu mampu melarikan diri usai beraksi. 

"Korban tidak sadar ciri-cirinya (pelaku). Pelaku berjumlah dua orang. Satu dibonceng, satu naik motor. Keduanya pria, yang dibonceng sebagai eksekutor," tuturnya. 

Hambali menyebut bahwa korbannya hingga kini belum membuat laporan secara resmi. Kendati demikian, ia menegaskan akan segera menangkap pelaku secepatnya.

"Saat ini dalam penyelidikan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita tangkap lah," tandasnya.

Baca Juga :

Sebelumnya, terdapat sepasang muda-mudi yang sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna merah diserang komplotan begal.

Peristiwa itu terjadi di dekat perumahan elit Greenwich Park, BSD, Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu 3 Oktober 2021, sekitar pukul 21.40 WIB.

"Pelaku membawa senjata tajam berupa celurit. Ciri-cirinya menggunakan topi berdua. Saya lupa foto nomor polisi motornya, karena saya trauma. Teman saya tangannya dibacok," ujar Dita kepada TangerangNews melalui pesan singkat.

Menurut Dita, kedua pelaku sebenarnya tidak hanya mengincar ponsel tetapi juga sepeda motor temannya.

"Hampir motor teman saya juga diambil. Ini saya kena darah dari teman saya yang dibacok," terang gadis yang tinggal di Cibogo, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. 

Kini dirinya tengah melapor ke Polsek Pagedangan. Dia pun trauma atas kejadian tersebut. "Sudah trauma enggak mau lewat situ lagi seram, saya benar-benar kapok," ujarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Pemkab Tangerang Kaji Kondisi Abu Vulkanik, Kepastian Sekolah Tatap Muka Diputuskan Besok

Selasa, 8 September 2026 | 21:10

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Infeksi ISPA Meningkat Imbas Abu Vulkanik, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai 11 September

Selasa, 8 September 2026 | 21:38

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di wilayah Provinsi Banten kembali diperpanjang selama dua hari ke depan hingga hari Jumat, 11 September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill