Connect With Us

Air Sumur Tercemar Limbah, Penyakit Gatal-gatal Serang Warga Rajeg Tangerang

Tim TangerangNews.com | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:38

Surat permohonan pemasangan Instalasi Air terhadap Perumdam TKR Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Para warga Kampung Sarakan RT 02 dan RT 03, RW 04 Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang menderita penyakit gatal-gatal pada kulit akibat buruknya air sumur di wilayah itu. 

Warga setempat, Hasbi, mengatakan para warga mendapati air sumur bornya terkontaminasi air limbah yang meresap ke sumur yang lokasinya berdekatan dengan Kali Cirarab atau Kali Item.

“Terkontaminasi. Air sumurnya bikin anak-anak dan juga orang dewasa gatal-gatal, airnya ada getahnya, khususnya rumah di pinggiran Kali Item,” ujar Hasbi dalam keterangannya yang diperoleh TangerangNews, Rabu 22 Desember 2021. 

Surat permohonan pemasangan Instalasi Air terhadap Perumdam TKR Kabupaten Tangerang.

Menurut Hasbi, sungai tersebut sudah sekian tahun diduga menjadi tempat pembuangan limbah oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab. 

Hasbi menuturkan, pihak warga sudah meminta Perumdam TKR Kabupaten Tangerang untuk memasang instalasi air PAM ke wilayah tersebut karena air sumur warga sudah tak layak pakai. 

Anak kecil yang terkontaminasi air kotor.

Namun, berdasarkan informasi dari pihak Perumdam, saat ini tidak bisa memasang instalasi air PAM. “Kata Perumdam nilai investasinya terlalu tinggi sehingga masih cukup lama untuk bisa pemasangan air PAM di daerah itu,” ujarnya. 

Sedangkan, lanjut Hasbi, pipa air PAM sudah melewati tapi milik pihak PT Aetra Air Tangerang. Adapun pihak Aetra sendiri mau saja instalasi, namun bukan konsesi pihak Aetra karena Desa Sukasari berada pada perbatasan Kecamatan Rajeg dan Kecamatan Sepatan. “Jadi saya mohon Pak  Bupati Tangerang mendengar keluhan warga yang terkena dampak Kali Item,” ucap Hasbi.

Surat permohonan pemasangan Instalasi Air terhadap Perumdam TKR Kabupaten Tangerang.

Pihak warga, tambah dia, juga sudah menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Kabupaten Tangerang, yakni HM Nawawi, dan sejauh inisudah ditindaklanjuti. 

Sebelumnya, Dirut PT Aetra Air Tangerang, Hari YudhaUtomo, sudah menyampaikan penjelasan kepada HM Nawawi selaku pihak DPRD Kabupaten Tangerang perihal informasi pemasangan instalasi Aetra/PAM di Kecamatan Rajeg tersebut. 

Begitupun dengan pihak Perumdam Tirta Kerta Raharja juga sudah menyampaikan laporan perihal pemasangan sambungan langganan kepada pihak DPRD Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Niat Resign, Pegawai Bank Keliling di Tangerang Disekap dan Dipaksa Masturbasi oleh Bosnya

Senin, 3 Agustus 2026 | 18:48

Seorang pria yang berprofesi pegawai bank keliling berinisial, PG, 25, menjadi korban penyekapan hingga penganiayaan yang dilakukan lima orang rekan kerjanya, di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill