Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Awal Januari 2022, wilayah pesisir Kabupaten Tangerang diprediksi akan dilanda banjir rob. Hal ini berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
"Adanya fase bulan baru yang bersamaan dengan Perigee berpotensi menyebabkan terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Klas I Tangerang Urip Setiyono seperti dilansir dari Sindonews, Jumat 31 Desember 2021.
Menurutnya, banjir rob ini tidak hanya dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat tapi juga kegiatan ekonomi di wilayah tersebut.
Misalnya seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
"Beberapa wilayah pesisir Indonesia termasuk di pesisir Tangerang, diimbau untuk waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan terjadinya banjir pesisir," tuturnya.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGAkses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews