Connect With Us

Selama Ramadan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang Tetap Digelar Siang

Tim TangerangNews.com | Senin, 28 Maret 2022 | 08:22

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi. (@TangerangNews / Diskominfo Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, pelaksanaan pemberian dosis vaksin bagi umat Muslim selama bulan Ramadan tetap dilakukan pada siang hari guna dapat berjalan secara efektif.

"Sesuai fatwa MUI kita lakukan vaksinasi di siang hari, karena itu tidak membatalkan puasa bagi umat Muslim. Kalau kita lakukan di malam harinya tidak akan efektif," kata Hendra di Tangerang, Minggu 27 Maret 2022, seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, salah satu strategi dalam pemberian vaksin selama Ramadan itu, Pemkab Tangerang akan mengikuti dan menyesuaikan dengan fatwa MUI Nomor 13 tahun 2021 terkait hukum vaksin Covid-19 saat berpuasa.

Pemkab Tangerang, ujar Hendra, akan terus mempercepat vaksinasi Covid-19 selama bulan Ramadan 1443 Hijriyah guna mengejar capaian percepatan vaksin dosis tahap tiga atau booster (penguat) antibodi di daerah itu.

"Kebetulan sejak bulan lalu kita sudah mendapat tambahan dosis vaksin dari provinsi. Dan nanti selama Ramadhan kita akan terus percepat vaksinasi booster guna mencapai target," tutur Hendra.

Ia menyebutkan, di hari-hari saat menjelang Ramadan ini pihaknya juga terus mengoptimalkan pemberian vaksinasi Covid-19 penguat antibodi. Karena, upaya tersebut merupakan langkah melindungi masyarakat dari paparan serta risiko tertularnya virus corona.

"Dari mulai puskesmas sampai gerai-gerai yang kita bangun semuanya itu sudah siap melayani vaksinasi booster ini. Kemudian kita juga di bantu oleh Polres dan Koramil dalam pemberian vaksin kepada masyarakat ini," ungkap Hendra.

Selama pengoptimalan pemberian vaksin selama Ramadan itu, pihaknya bekerja sama dengan segenap instansi dan fasilitas kesehatan yang ada, seperti TNI dan Polri, jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), swasta hingga komunitas dari elemen masyarakat sekitar.

"Kita masih terus bekerja sama dengan rumah sakit swasta untuk mendukung pemberian vaksin tahap dua dan booster, begitu juga dengan instansi dan elemen masyarakat lainnya," katanya.

Adapun untuk capaian vaksinasi di Kabupaten Tangerang hingga Sabtu 26 Maret 2022, sebanyak 2.243.442 jiwa telah menerima dosis tahap pertama atau mencapai 78,7 persen dari sasaran vaksin di wilayah itu yakni sebanyak 2.851.583 orang.

Selanjutnya, untuk cakupan dosis ke dua telah menjangkau sebanyak 1.825.003 jiwa atau setara 64 persen dari total sasaran yang ada. Sedangkan capaian untuk dosis vaksin penguat antibodi (booster) baru sebanyak 277.583 orang atau 12.7 persen.

Lebih lanjut Hendra mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang untuk ikut serta mensukseskan program vaksinasi pemerintah, supaya nantinya aktivitas selama Ramadan dapat berjalan aman dan roda perekonomian juga akan terus membaik.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill