Connect With Us

Ada Bazar Murah Ramadan Sediakan Kebutuhan Pokok di Legok Tangerang

Rahmat Hidayat | Kamis, 21 April 2022 | 13:42

Bazar Ramadan sediakan kebutuhan pokok murah di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Kamis 21 April 2022. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar bazar murah di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Bazar ini diikuti lima kecamatan yang menyediakan berbagai bahan kebutuhan pokok saat Ramadan.

Lima kecamatan itu yakni Kecamatan Legok, Kecamatan Pagedangan, Kecamatan Kelapa Dua dan Kecamatan Curug.

Camat Legok Cucu Abdurrosid menjelaskan, kegiatan Bazar murah ini diinisiasi langsung oleh Pemkab Tangerang yang digelar serentak pada Kamis, 21 April 2022.

''Lima kecamatan digabung di satu lokasi, untuk bagian daerah Tengah ini lokasinya di Kecamatan Legok,'' ucapnya.

Camat Pagedangan Ahmad Zaenudin mengatakan, dengan adanya bazar murah, masyarakat bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadan.

 

''Masyarakat sangat antusias dengan adanya bazar ini, mereka sangat terbantu,'' katanya.

Camat Kelapa Dua Prima Saras Puspa juga mengatakan hal senada. Sambutan dari masyarakat sangat baik dengan antusias yang cukup tinggi untuk datang ke lokasi bazar.

''Masyarakat sangat antusias khususnya warga kelapa dua, karena harga di bazar jauh lebih murah pertandingannya dengan di pasar,'' jelasnya.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill