Connect With Us

Mantan Kades di Cikupa Tangerang Pungli PTSL, Korbannya Ribuan Orang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Juli 2022 | 16:52

Ilustrasi Pungli. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Mantan kepala desa (kades) di Cikupa, Kabupaten Tangerang dibekuk aparat Kepolisian karena melakukan aksi pemungutan liar (pungli) dalam program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).

Pelaku berinisial AM ini telah melakukan aksinya selama tahun 2020-2021, dengan jumlah korban mencapai 1.316 orang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, pelaku ditangkap bersama tiga rekannya yang turut membantu aksi pungli tersebut.

Mereka yakni SH mantan sekretaris desa, FI sebagai kepala urusan perencanaan dan MSE sebagai mantan kepala urusan keuangan.

“Keempat pelaku melakukan pemungutan di luar ketentuan peraturan perundang-undangan pada program PTSL di Desa Cikupa tahun 2020-2021,” ujarnya seperti dilansir dari Okezone, Selasa 5 Juli 2022.

Kasus ini terungkap berdasarkan hasil penyelidikan secara maraton setelah adanya ada informasi kecurangan dalam program PTSL. Dari penyelidikan tersebut, petugas mendapati saksi dan korban yang berjumlah 1.316 orang.

Para korban mengaku agar bisa mendaftar dalam program PTSL, satu orang dikenakan biaya tambahan berkisar Rp500.000-1.500.000.

"Akibatnya menimbulkan kerugian mencapai Rp2 miliar," kata Kapolres.

Aksi pungli ini diotaki sang kades dengan bantuan tiga rekannya. Polisi pun menangkap keempat pelaku dan menetapkan sebagai tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya yakni uang tunai Rp100 juta dan kwitansi Rp150.000, flashdisk, buku tabungan, tanda pengenal dan dokumen-dokumen lainnya.

Kapolres mengaku pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini dan berkoordinasi dengan intelijen desa. Ia berharap agar warga yang pernah menjadi korban PTSL ini untuk segera melaporkannya ke Polresta Tangerang.

“Jadi saya harapkan masyarakat membuat laporan bisa langsung ke polsek atau polres atau lewat para babin,” paparnya.

Keempat tersangka dijerat Pasal 12 huruf E UU Tindak Pidana Korupsi dan juncto Pasal 55 KUHP yang diubah menjadi UU 20 Tahun 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP dengan minimal penjara 4 tahun, paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp200 juta, paling banyak Rp1 miliar.

KOTA TANGERANG
Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Sidang Putusan Kasus Istri Bunuh Suaminya Bos Jamu di PN Tangerang Ricuh

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:41

Sidang pembacaan putusan kasus pembunuhan bos jamu, Joni dengan terdakwa Elsa Marlina yang merupakan istrinya, di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten pada Rabu 21 Oktober 2026 berujung ricuh.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill