Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan
Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TANGERANGNEWS.com-Setelah Aliansi Mahasiswa Kabupaten Tangerang, giliran ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) menggeruduk gedung DPRD setempat untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, Rabu 21 September 2022.
Pantauan sementara TangerangNews di lokasi, ratusan massa aksi nampak bergerak dari arah jalan raya Pemkab Tigaraksa. Massa konvoi menggunakan kendaraan roda dua menuju Kantor DPRD Kabupaten Tangerang dan tiba sekira pukul 13.00 WIB.
Baca Juga:
Desak Berantas Mafia BBM, Massa Mahasiswa Tangerang Kecewa 'Digocek' Ketua DPRD
Penerima BLT BBM di Solear Tangerang Ngaku Dipaksa Beli Sembako Ketua RT
Massa kemudian berkumpul dan membentang spanduk yang berisi kecaman atas kenaikan harga BBM.
“Kawan-kawan rapatkan barisan, ini adalah kezaliman yang nyata yang dibuat penguasa kepada rakyat. Ini adalah penindasan, hanya ada satu kata, lawan!” kata salah satu orator yang berada di mobil komando.
Selang beberapa waktu, akhirnya beberapa ketua dan anggota aksi dipanggil ke dalam gedung DPRD. Sementara di lapangan, buruh tetap semangat dan menyuarakan aspirasi rakyat tentang penolakan BBM bersubsidi.
Mereka juga menuntut DPRD serta Bupati Tangerang untuk membuat surat rekomendasi penolakan terhadap naiknya BBM kepada Pemerintah Pusat.
Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.
TODAY TAGPemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah merumuskan skema kebijakan untuk merespons sejumlah keluhan yang disampaikan oleh komunitas pengemudi ojek online (ojol) roda dua dan roda empat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews