Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TANGERANGNEWS.com-Setelah Aliansi Mahasiswa Kabupaten Tangerang, giliran ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) menggeruduk gedung DPRD setempat untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, Rabu 21 September 2022.
Pantauan sementara TangerangNews di lokasi, ratusan massa aksi nampak bergerak dari arah jalan raya Pemkab Tigaraksa. Massa konvoi menggunakan kendaraan roda dua menuju Kantor DPRD Kabupaten Tangerang dan tiba sekira pukul 13.00 WIB.
Baca Juga:
Desak Berantas Mafia BBM, Massa Mahasiswa Tangerang Kecewa 'Digocek' Ketua DPRD
Penerima BLT BBM di Solear Tangerang Ngaku Dipaksa Beli Sembako Ketua RT
Massa kemudian berkumpul dan membentang spanduk yang berisi kecaman atas kenaikan harga BBM.
“Kawan-kawan rapatkan barisan, ini adalah kezaliman yang nyata yang dibuat penguasa kepada rakyat. Ini adalah penindasan, hanya ada satu kata, lawan!” kata salah satu orator yang berada di mobil komando.
Selang beberapa waktu, akhirnya beberapa ketua dan anggota aksi dipanggil ke dalam gedung DPRD. Sementara di lapangan, buruh tetap semangat dan menyuarakan aspirasi rakyat tentang penolakan BBM bersubsidi.
Mereka juga menuntut DPRD serta Bupati Tangerang untuk membuat surat rekomendasi penolakan terhadap naiknya BBM kepada Pemerintah Pusat.
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
TODAY TAGMenyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews