Connect With Us

Ingin Punya Motor, Pemuda di Balaraja Tangerang Malah Dipukuli Massa

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 29 September 2022 | 13:35

Ilustrasi pencuri sepeda motor diamuk massa. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Apes nasib seorang pemuda berinisial N di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Ia ingin memiliki sepeda motor, tetapi malah dipukuli massa. Pasalnya, dia ketahuan mencuri sepeda motor. 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu 28 September 2022 sore. Kepada polisi, N mengaku sebagai warga Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

"Pelaku diperkirakan berumur 24-25 tahun, berhasil ditangkap warga karena diteriaki pemilik motor," ujar Kapolsek Balaraja Kompol Yudha Hermawan kepada TangerangNews, Kamis, 29 September 2022.

Menurut keterangan saksi, katanya, peristiwa ini berawal saat N sedang dibonceng temannya dengan sepeda motor. Ketika berada di tempat kejadian perkara (TKP), N melihat ada seunit sepeda motor yang sedang terpakir dengan kunci yang masih menempel.

Lalu N pun berniat jahat. Ia menggasak sepeda motor itu. Apes pun dialami N saat dia hendak menunggangi motor curian itu, lantaran pemiliknya sadar.

Kemudian, N diteriaki sebagai pelaku maling-maling. Sontak, N langsung diberhentikan warga dan diamankan ke Mapolsek Balaraja.

"Ya sempat ada warga yang kesal juga di situ, jadi pukulin," kata Yudha.

Yudha mengatakan, pelaku telah mengakui perbuatannya. Menurutnya, N sebenarnya bukan spesialis pelaku pencurian bermotor (curanmor).

"Baru kali ini melakukannya," ucap Yudha.

Adapun motif N melakukan aksi kejahatan tersebut lantaran ingin mempunyai sepeda motor.

Ia menyebut, karena situasi dan kondisi ekonomi, hingga sekarang N belum bisa mempunyai motor. 

"Yang bersangkutan pernah berbicara ke orang tuanya, ingin punya motor, tapi belum kesampaian. Pekerjaannya serabutan dan membantu orang tua berjualan di Jakarta," jelas Yudha.

Kini, N mendekam di tahanan. Polisi menyangkakan N dengan Pasal 362 KUHP tentang pencurian. "Dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah," pungkas Yudha.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill